Abstrak Keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama dalam dunia penerbangan. Mulai dari hal teknis sampai hal non teknis sangat diperhatikan demi menunjang keselamatan penerbangan termasuk didalamnya cuaca. Penelitian ini mencoba menganalisa kondisi cuaca saat terjadinya peristiwa kecelakaan pesawat Airasia QZ8501 dimana saat itu diketahui terdapat awan Cumulonimbus serta fenomena yang te…
Abstrak Beberapa peristiwa hujan lebat yang cukup luas di Jakarta diakibatkan oleh adanya aktifitas sel konvektif dengan ukuran radius yang sangat luas, disebut Mesoscale Convective System (MCS). Dengan menggunakan citra radar cuaca dapat mengindikasikan keberadaan Mesoscale Convective System secara realtime. Dalam skripsi ini akan mengidentifikasi keberadaan Mesoscale Convectiv…
Abstrak Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memiliki resolusi spasial dan temporal yang tinggi untuk mengidentifikasi material dan arah sebaran debu vulkanik. Penelitian ini menggunakan Radar Doppler C-Band untuk mema…
ABSTRAK Pada tanggal 20 – 23 Juni 2013, beberapa pos hujan di Kabupaten Malaka menakar hujan harian dengan intensitas sangat lebat diatas 100 milimeter. Cuaca ekstrem ini menarik dikaji karena terjadi disaat musim kemarau. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi meteorologi saat kejadian hujan sangat lebat di Malaka. Dari hasil analisis peta sinoptik dan data reanalisis model tangga…
Abstrak Sebagai salah satu negara yang berada di wilayah tropis, di wilayah Indonesia berpotensi besar terjadinya cuaca ekstrem. Fenomena cuaca ekstrem seperti hujan lebat merupakan fenomena cuaca yang sering terjadi di Indonesia dan memberi dampak bagi kehidupan masyarakat di berbagai sektor. Kejadian hujan lebat yang terjadi di wilayah Baubau pada tanggal 8 Desember 2014 dengan curah hujan d…
Abstrak Telah terjadi angin kencang di Palangkaraya tanggal 19 Februari 2013 dan 8 Desember 2014 dengan kecepatan >30 knots. Dilakukan penelitian tentang kemampuan model cuaca numerik WRF-ARW dalam menganalisis dan memprediksi kejadian cuaca ekstrim (angin kencang) serta mengetahui skema parameterisasi radiasi yang sesuai dengan uji skema parameterisasi di daerah Palangkaraya. Dari hasil penel…
Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti oleh kemajuan teknologi dan informasi yang begitu cepat. Maka diperlukan suatu langkah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam memperoleh informasi secara cepat dan efisien seperti dengan menggunakan database dan web, sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan. Pada skripsi ini penulis mengambil studi kasus yang terjadi di Stasiun M…
Informasi cuaca telah menjadi kebutuhan yang penting setiap harinya. Kemudahan untuk mengakses atau mendapatkan informasi serta keakuratan informasi cuaca merupakan aspek utama yang mempengaruhi keinginan masyarakat untuk memanfaatkan informasi cuaca. Kecenderungan cuaca yang cepat berubah membuat informasi cuaca yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan, sehingga dirancang peralatan stasiun cuac…
ABSTRAK KAJIAN KONDISI ATMOSFER KEJADIAN HUJAN LEBAT TANGGAL 11 JUNI 2014 DI LUWUK MENGGUNAKAN OUTPUT MODEL WRF Oleh YUWARIT TRIUKE 14.14.0035 Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisis dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana…
INTISARI KAJIAN METEOROLOGI TERKAIT KEJADIAN HUJAN EKSTREM DI WILAYAH TERNATE (STUDI KASUS 16 – 17 JULI 2013 DAN 5 AGUSTUS 2013) Oleh VIANCA ADJIE DWI PUTRA 14.14.0032 Wilayah Ternate memiliki pola hujan ekuatorial, dimana hampir sepanjang tahun wilayah Ternate mendapatkan hujan. Hujan yang terjadi bervariasi kondisinya, dari kejadian hujan ringan, hujan sedang, hingga cuaca ekstrem se…
INTISARI PREDISKI KONDISI ATMOSFER MENGGUNAKAN MODEL WRF-ARW DI WILAYAH LABUHA (Studi Kasus Hujan Lebat Tanggal 20 Juli, 31 Juli, dan 5 Agustus 2013) oleh RIFKI PRIANSYAH JASIN 14.14.0028 Kejadian cuaca ekstrim berupa hujan lebat pada tanggal 21 Juli, 31 Juli dan 5 Agustus di wilayah Labuha cukup memberikan permasalahan dalam kehidupan masyarakat sekitar, oleh karena itu perlu diadakan…
INTISARI Kajian Model WRF-ARW Terhadap Prediksi Cuaca di Wilayah Kalimantan Tengah Oleh RAHMAT WAHIDIN ABDI 14.14.0024 Keterbatasan peralatan seperti Radar Cuaca, Radio Sonde, dan Pilot Balon menjadi kendala utama bagi prakirawan di beberapa Stasiun Meteorologi wilayah Kalimantan Tengah untuk membuat prakiraan cuaca jangka pendek maupun jangka panjang, untuk itu diperlukan model cuaca num…
INTISARI Analisis Angin Bohorok Menggunakan Simulasi Model Cuaca Numerik WRF-ARW (Studi Kasus tanggal 10 – 12 Mei dan 18 – 24 Juni 2013) Oleh REZA BAYU PERDANA 14.14.0061 Angin Bohorok adalah sebutan untuk angin dengan sifat yang panas dan kering di wilayah Sumatra Utara, terutama di wilayah Deli, Medan, dan sekitarnya, di mana angin ini bertiup dari arah Bohorok, Bukit Barisan, me…
INTISARI KAJIAN METEOROLOGI TERKAIT HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN SATELIT TRMM, SATELIT MT-SAT DAN DATA REANALISIS (Studi Kasus Banjir di Tanjungpandan) Oleh : QORIANA MAULANI 14. 14. 0059 Kejadian hujan lebat dengan intensitas lebih dari 50 mm/hari yang diakibatkan oleh fenomena konvektif merupakan fenomena cuaca skala meso maupun skala lokal yang sering terjadi di wilayah Indonesia dan ter…
ABSTRAK ANALISIS BEBERAPA PARAMETER DAN KONDISI CUACA SAAT TERJADINYA KECELAKAAN PESAWAT AIRASIA QZ8501 MENGGUNAKAN MODEL WRF - ARW (STUDI KASUS 28 DESEMBER 2014) Oleh Muhammad Fachry NPT.14.14.0019 Keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama dalam dunia penerbangan. Mulai dari hal teknis sampai hal non teknis sangat diperhatikan demi menunjang keselamatan penerbangan termasuk did…
Kebutuhan masyarakat terhadap informasi cuaca dan perubahan iklim saat ini semakin tinggi karena sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merupakan Instansi Pemerintah yang memiliki tugas pokok untuk memberikan dan menyediakan informasi khususnya informasi cuaca di Indonesia. Bebarapa parameter yang diamati oleh BMKG yaitu …
INTISARI IDENTIFIKASI MESOSCALE CONVECTIVE SYSTEM (MCS) DENGAN CITRA RADAR (Stusi Kasus Kejadian Hujan Lebat Tanggal 11 Agustus 2014 dan 31 Januari 2015 di Jakarta) Oleh MUCLISHIN PRAMONO GUNTUR WASESO 14.14.0018 Beberapa peristiwa hujan lebat yang cukup luas di Jakarta diakibatkan oleh adanya aktifitas sel konvektif dengan ukuran radius yang sangat luas, disebut Mesoscale Convective Sy…
INTISARI ANALISIS HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN PRODUK RADAR DI JAMBI (Studi Kasus 25 Januari 2015) Hujan lebat yang terjadi di Jambi pada tanggal 25 Januari 2015 cukup menarik untuk dikaji karena hujan yang terjadi hampir merata diseluruh Provinsi Jambi dan tercatat ekstrem di sembilan titik pos hujan. Analisis yang dilakukan adalah menggunakan data radar cuaca dengan tujuan untuk mengetahui …
ABSTRAK Kajian Meteorologi Terkait Cuaca Ekstrem Saat Musim Kemarau (Studi Kasus Hujan Sangat Lebat 17 - 26 Juni 2013 di Malaka-NTT) Oleh LIOBA SEUK SOERA 14.14.0014 Pada tanggal 20 – 23 Juni 2013, beberapa pos hujan di Kabupaten Malaka –NTT menakar hujan harian dengan intensitas sangat lebat yaitu diatas 100 milimeter per hari. Bahkan di pos hujan Berhau tertakar hujan mencapai 300 m…
INTISARI INTERPRETASI RADAR CUACA SEBAGAI KAJIAN PUTING BELIUNG DAN ANGIN KENCANG WILAYAH JAWA TIMUR (Studi Kasus Sidoarjo, Bangkalan dan Pasuruan) Oleh LINDA FITROTUL MUZAYANAH 14 14 0049 Berdasarkan data BNPB terjadi kurang lebih 610 kejadian puting beliung di Indonesia selama kurun waktu tahun 2011 sampai dengan 2014. (http://bnpb.go.id). Kejadian puting beliung ini di beberapa wilayah…