Abstrak Cuaca, secara sederhana dapat digambarkan sebagai proses tercipta, terbentuk dan berkembangnya awan dan hujan. Oleh karena itu, unsur utama berlangsungnya proses dimaksud adalah ketersediaan uap air sebagai “bahan” cuaca dan mekanisme pengangkutannya ke tempat yang lebih tinggi. Ketersediaan uap air dan distribusinya secara vetikal, serta faktor yang ada untuk mengangkut uap air…
ABSTRAK Kegunaan radar cuaca untuk mendeteksi curah hujan, cuaca buruk serta dapat mengetahui pergerakan awan secara berkala. Di wilayah Kalimantan Tengah tidak semua daerah terdapat stasiun meteorologi, penakar hujan, aws ataupun alat lainnya yang dapat mengetahui hydrometeor yang terjadi. Maka informasi curah hujan yang terdeteksi oleh radar sangat bermanfaat. Terlebih lagi jika daerah terse…
ABSTRAK Kegunaan radar cuaca untuk mendeteksi curah hujan, cuaca buruk serta dapat mengetahui pergerakan awan secara berkala. Di wilayah Kalimantan Tengah tidak semua daerah terdapat stasiun meteorologi, penakar hujan, aws ataupun alat lainnya yang dapat mengetahui hydrometeor yang terjadi. Maka informasi curah hujan yang terdeteksi oleh radar sangat bermanfaat. Terlebih lagi jika daerah ter…
ABSTRAK Wilayah Indonesia terletak di daerah tropis yang memiliki dua musim utama yaitu musim hujan dan musim kemarau. Fenomena-fenomena cuaca yang berbahaya banyak terjadi saat musim hujan. Misalnya, angin puting beliung yang sering ditemukan di awal dan akhir musim hujan. Frekuensi kejadian puting beliung cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2012, BNPB mencatat …
ABSTRAK Siklon tropis Sanba terjadi pada tanggal 10 sampai 18 September 2012 awal pembentukannya berada di posisi 8.5°LU dan 134.4°BT, siklon tropis Jelawat yang terbentuk pada posisi 13.7⁰LU dan 134.8⁰BT dan siklon tropis Bopha yang terbentuk tanggal 26 November sampai 9 Desember 2012 pada posisi 14,9°LU dan 119.8°BT. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji …