INTISARI PEMANFAATAN RADAR CUACA DALAM MENGIDENTIFIKASI AWAN DEBU VULKANIK (STUDI KASUS LETUSAN GUNUNG KELUD DAN GUNUNG SINABUNG) Oleh HATIF THIRAFI ZULQISTHI 14.14.0045 Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memili…
INTISARI Identifikasi Squall Line Menggunakan Radar Gematronik (Studi Kasus Radar Selaparang, 21 Pebruari 2015) Oleh ANGGI DEWITA 14.14.0038 Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui …
Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti oleh kemajuan teknologi dan informasi yang begitu cepat. Maka diperlukan suatu langkah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam memperoleh informasi secara cepat dan efisien seperti dengan menggunakan database dan web, sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan. Pada skripsi ini penulis mengambil studi kasus yang terjadi di Stasiun Me…
ABSTRAK Keberadaan awan Cumulonimbus sering dikaitkan dengan terjadinya cuaca ekstrim di suatu tempat. Pada tanggal 21 Januari 2014 terjadi banjir yang melanda wilayah Lombok, yang mengganggu aktifitas kepariwisataan. Salah satu instrument yang dapat memonitor cuaca buruk adalah radar cuaca. Keuntungan radar cuaca adalah dapat memonitor kondisi cuaca pada area yang cukup luas secara r…
ABSTRAK Pada tanggal 20 Februari 2014 NEFOSNEWS memberitakan bahwa telah terjadi angin puting beliung di Kecamatan Cerme Gresik. Masyarakat di Indonesia sering menganggap setiap angin kencang yang terjadi dikatakan sebagai angin puting beliung meskipun belum tentu angin kencang adalah angin puting beliung, sehingga perlu ada klarifikasi apakah wilayah tersebut benar terjadi puti…
ABSTRAK BNPB mencatat bahwa, puting beliung selalu saja meningkat setiap tahunnya. Memang area kejadiannya tidak luas dan berlansung dalam waktu yang sangat singkat, tetapi puting beliung ini jenis bencana yang sangat merusak dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa puting beliung ini sangat perlu diberikan pengkajian khusus untuk mendeteksi dan mengidentifika…
ABSTRAK Tanjung Selor merupakan wilayah yang mengalami banjir tahunan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa namun hal ini tentu mengganggu dan merugikan masyarakat dari berbagai sektor, terlebih lagi sebagai provinsi baru yang harus berkembang. Banjir yang sering terjadi pada studi kasus ini merupakan fenomena yang menimbulkan pertanyaan karena menurut data Stasiun Meteorologi Tanjung Selo…
ABSTRAK Hujan lebat yang terjadi di Kota Palembang pada tanggal 8 November 2012 menyebabkan banjir yang menyebabkan terganggunya arus lalulintas dan aktivitas lainnya. Hal ini menjadi dasar tujuan penelitian yaitu menganalisis kejadian hujan lebat yang berdampak pada kejadian banjir di wilayah Kota Palembang dan sekitarnya dengan menggunakan produk Radar Cuaca. Penelitian ini dilakukan deng…
ABSTRAK Awan merupakan salah satu elemen yang memiliki kontribusi penting terhadap cuaca yang kita rasakan setiap hari. Salah satu jenis awan yang memiliki pengaruh paling besar terhadap proses terjadinya cuaca buruk adalah awan konvektif yakni awan Cumulonimbus. Keberadaan awan-awan konvektif ini dapat dipantau oleh salah satu instrumen yakni radar cuaca. Karakteristik fenomena cuac…
ABSTRAK Radar cuaca merupakan salah satu instrumen cuaca yang sangat penting dalam memantau fenomena dinamika atmosfer di suatu wilayah dengan karakteristik lokal tertentu. Khususnya daerah yang memiliki pola gangguan skala lokal yang cukup kuat seperti Gorontalo. DWSR (Doppler Weather Surveilence Radar) 2501 – C merupakan radar cuaca tipe C – Band yang dioperasikan Stasiun Meteorologi J…