Abstrak Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui struktur dan karakteristik awan badai serta prediksi dampak dari sistem tersebut pada pulau Lombok. Sistem memiliki panjang 276 km dengan luas …
Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti oleh kemajuan teknologi dan informasi yang begitu cepat. Maka diperlukan suatu langkah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam memperoleh informasi secara cepat dan efisien seperti dengan menggunakan database dan web, sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan. Pada skripsi ini penulis mengambil studi kasus yang terjadi di Stasiun M…
This work provides a detailed introduction to the principles of Doppler and polarimetric radar, focusing in particular on their use in the analysis of weather systems. The authors first discuss underlying topics such as electromagnetic scattering, polarization, and wave propagation. They then detail the engineering aspects of pulsed Doppler polarimetric radar, before examining key applications …
INTISARI Kajian Produk Radar Gematronik untuk Estimasi Curah Hujan di Wilayah Makassar dan Sekitarnya Oleh SHAFIRA TSANYFADHILA 14.14.0031 Radar cuaca gematronik dengan tipe C-Band merupakan salah satu tipe yang dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi atmosfer di suatu wilayah. Radar cuaca ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan informasi atau analisis meteorologi salah satun…
INTISARI Simulasi Mesoscale Convective System Menggunakan Model WrfArw Di Makassar (Studi Kasus Tanggal 6 & 8 Desember 2014) Oleh RAMADHAN NURPAMBUDI 14.14.0060 Mesoscale Convective System (MCS) banyak aktif Di Benua Maritim seperti Asia Tenggara khususnya Indonesia. Fenomena ini mampu menghasilkan area awan Cumulonimbus yang luas (ratusan hingga ribuan km) dengan masa hidup yang lebih …
Data radar cuaca sangat dibutuhkan untuk kegiatan analisis cuaca. Radar cuaca bekerja 24 jam tanpa henti, sehingga radar cuaca harus ditempatkan pada sebuah ruang radar yang mempunyai suhu, kelembaban dan keamanan yang baik untuk menjaga kinerja peralatan radar. Monitoring suhu, kelembaban, dan gas CO otomatis ruang radar diperlukan untuk memudahkan menjaga kinerja peralatan radar dan keaman…
INTISARI IDENTIFIKASI MESOSCALE CONVECTIVE SYSTEM (MCS) DENGAN CITRA RADAR (Stusi Kasus Kejadian Hujan Lebat Tanggal 11 Agustus 2014 dan 31 Januari 2015 di Jakarta) Oleh MUCLISHIN PRAMONO GUNTUR WASESO 14.14.0018 Beberapa peristiwa hujan lebat yang cukup luas di Jakarta diakibatkan oleh adanya aktifitas sel konvektif dengan ukuran radius yang sangat luas, disebut Mesoscale Convective Sy…
INTISARI ANALISIS HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN PRODUK RADAR DI JAMBI (Studi Kasus 25 Januari 2015) Hujan lebat yang terjadi di Jambi pada tanggal 25 Januari 2015 cukup menarik untuk dikaji karena hujan yang terjadi hampir merata diseluruh Provinsi Jambi dan tercatat ekstrem di sembilan titik pos hujan. Analisis yang dilakukan adalah menggunakan data radar cuaca dengan tujuan untuk mengetahui …
INTISARI INTERPRETASI RADAR CUACA SEBAGAI KAJIAN PUTING BELIUNG DAN ANGIN KENCANG WILAYAH JAWA TIMUR (Studi Kasus Sidoarjo, Bangkalan dan Pasuruan) Oleh LINDA FITROTUL MUZAYANAH 14 14 0049 Berdasarkan data BNPB terjadi kurang lebih 610 kejadian puting beliung di Indonesia selama kurun waktu tahun 2011 sampai dengan 2014. (http://bnpb.go.id). Kejadian puting beliung ini di beberapa wilayah…
INTISARI KAJIAN TERJADINYA HUJAN ES DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DAN RADAR (Studi Kasus Denpasar Tanggal 16 Desember 2010 dan Jakarta 22 April 2014) By ISNISA CITRA FIARY 14.14.0047 Berdasarkan standar operasional pelaksanaan peringatan dini cuaca ekstrim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hujan es termasuk fenomena yang wajib diinformasikan dalam peringatan dini cuaca e…
INTISARI PEMANFAATAN RADAR CUACA DALAM MENGIDENTIFIKASI AWAN DEBU VULKANIK (STUDI KASUS LETUSAN GUNUNG KELUD DAN GUNUNG SINABUNG) Oleh HATIF THIRAFI ZULQISTHI 14.14.0045 Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memili…
INTISARI Identifikasi Squall Line Menggunakan Radar Gematronik (Studi Kasus Radar Selaparang, 21 Pebruari 2015) Oleh ANGGI DEWITA 14.14.0038 Radar Gematronik di Selaparang, Lombok menampilkan citra barisan awan yang diidentifikasi sebagai squall line pada tanggal 21 Pebruari 2015 mulai pukul 02.03 UTC hingga 06.03 UTC. Dengan mengoptimalkan produk radar Gematronik dapat diketahui …
Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti oleh kemajuan teknologi dan informasi yang begitu cepat. Maka diperlukan suatu langkah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam memperoleh informasi secara cepat dan efisien seperti dengan menggunakan database dan web, sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan. Pada skripsi ini penulis mengambil studi kasus yang terjadi di Stasiun Me…
ABSTRAK Keberadaan awan Cumulonimbus sering dikaitkan dengan terjadinya cuaca ekstrim di suatu tempat. Pada tanggal 21 Januari 2014 terjadi banjir yang melanda wilayah Lombok, yang mengganggu aktifitas kepariwisataan. Salah satu instrument yang dapat memonitor cuaca buruk adalah radar cuaca. Keuntungan radar cuaca adalah dapat memonitor kondisi cuaca pada area yang cukup luas secara r…
ABSTRAK Pada tanggal 20 Februari 2014 NEFOSNEWS memberitakan bahwa telah terjadi angin puting beliung di Kecamatan Cerme Gresik. Masyarakat di Indonesia sering menganggap setiap angin kencang yang terjadi dikatakan sebagai angin puting beliung meskipun belum tentu angin kencang adalah angin puting beliung, sehingga perlu ada klarifikasi apakah wilayah tersebut benar terjadi puti…
ABSTRAK BNPB mencatat bahwa, puting beliung selalu saja meningkat setiap tahunnya. Memang area kejadiannya tidak luas dan berlansung dalam waktu yang sangat singkat, tetapi puting beliung ini jenis bencana yang sangat merusak dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa puting beliung ini sangat perlu diberikan pengkajian khusus untuk mendeteksi dan mengidentifika…
ABSTRAK Tanjung Selor merupakan wilayah yang mengalami banjir tahunan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa namun hal ini tentu mengganggu dan merugikan masyarakat dari berbagai sektor, terlebih lagi sebagai provinsi baru yang harus berkembang. Banjir yang sering terjadi pada studi kasus ini merupakan fenomena yang menimbulkan pertanyaan karena menurut data Stasiun Meteorologi Tanjung Selo…
ABSTRAK Hujan lebat yang terjadi di Kota Palembang pada tanggal 8 November 2012 menyebabkan banjir yang menyebabkan terganggunya arus lalulintas dan aktivitas lainnya. Hal ini menjadi dasar tujuan penelitian yaitu menganalisis kejadian hujan lebat yang berdampak pada kejadian banjir di wilayah Kota Palembang dan sekitarnya dengan menggunakan produk Radar Cuaca. Penelitian ini dilakukan deng…
ABSTRAK Awan merupakan salah satu elemen yang memiliki kontribusi penting terhadap cuaca yang kita rasakan setiap hari. Salah satu jenis awan yang memiliki pengaruh paling besar terhadap proses terjadinya cuaca buruk adalah awan konvektif yakni awan Cumulonimbus. Keberadaan awan-awan konvektif ini dapat dipantau oleh salah satu instrumen yakni radar cuaca. Karakteristik fenomena cuac…