ABSTRAK Indonesia merupakan wilayah dengan proses konveksi yang paling aktif di dunia. Selain berperan penting dalam perpindahan dan distribusi massa dan energi di atmosfer, proses pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan awan juga didominasi oleh proses konveksi ini. Misalnya pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan awan cumuluscongestus dan cumulonimbus. Prosesnya begitu menarik perhati…
ABSTRAK Awan merupakan salah satu gejala cuaca, dari perawanan yang terjadi kita dapat memprakirakan cuaca (jangka pendek) yang akan terjadi. Awan terbentuk karena adanya massa udara yang bergerak naik dan mengalami kondensasi. Peristiwa naiknya massa udara sangat penting peranannya dalam pembentukan awan, proses naiknya massa udara tersebut dapat terjadi dengan berbagai cara, salah satunya d…
Abstrak Hujan lebat yang dihasilkan oleh awan-awan jenis Cumuliform akan menjadi bencana banjir apabila curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama meluap pada daerah aliran sungai (DAS). Bencana banjir yang terjadi diwilayah Jakarta pada tanggal 17 Januari 2014 bahkan telah menyebabkan 11 warga meninggal dunia serta banyak kerugian materi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk men…
INTISARI STUDI KEJADIAN BENCANA BANJIR BERDASARKAN KARAKTERISTIK AWAN DAN HUJAN DI WILAYAH JAKARTA (STUDI KASUS 17 JANUARI 2014) Oleh MARLINA NABABAN 14.14.0015 Hujan lebat yang dihasilkan oleh awan-awan jenis Cumuliform akan menjadi bencana banjir apabila curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama meluap pada daerah aliran sungai (DAS). Bencana banjir yang terjadi diwilayah Jaka…
ABSTRAK Fenomena cuaca berupa hujan lebat sudah sangat sering terjadi di Indonesia. Hujan lebat didefinisikan sebagai hujan dengan intensitas paling rendah 50 mm/hari dan/atau 20 mm/jam. Dilansir dari media internet, pada 8 Januari 2013 telah terjadi hujan lebat yang menyebabkan banjir di kabupaten Merauke dengan intensitas terukur 281,6 mm. Adapun dalam studi kasus hujan lebat ini akan …