Radar cuaca merupakan salah satu alat penginderaan jarak jauh yang dapat digunakan untuk melakukan estimasi curah hujan dengan memanfaatkan hubungan antara reflektivitas (Z) dan rain rate (R) di suatu lokasi. Kondisi faktor lokal pada setiap daerah yang berbeda-beda memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap performa radar dalam melakukan estimasi curah hujan. Dalam hal ini, terdapat b…
ABSTRAK Sumatera Barat memiliki tipe iklim Ekuatorial yaitu daerah yang antara musim hujan dan musim kemarau tidak jauh berbeda sehingga memiliki dua puncak musim hujan atau bisa dikatakan tidak memiliki musim kering, selain itu dengan kondisi yang berada di antara laut dan bukit barisan menyebabkan faktor lokal sangat mempengaruhi kondisi iklim maupun cuaca di Sumatera Barat, khususnya P…
ABSTRAK Indonesia akhir-akhir ini marak dengan fenomena-fenomena cuaca yang sering terjadi yang bahkan kadang menimbulkan kerugian. Salah satu contoh fenomena cuaca tersebut adalah angin kencang yang dikategorikan angin puting beliung. Angin puting beliung adalah salah satu kejadian cuaca yang menarik dan menjadi perhatian masyarakat karena peristiwa yang mendadak dan relatif singkat. Apalagi…
Abstrak Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memiliki resolusi spasial dan temporal yang tinggi untuk mengidentifikasi material dan arah sebaran debu vulkanik. Penelitian ini menggunakan Radar Doppler C-Band untuk mema…
INTISARI PEMANFAATAN RADAR CUACA DALAM MENGIDENTIFIKASI AWAN DEBU VULKANIK (STUDI KASUS LETUSAN GUNUNG KELUD DAN GUNUNG SINABUNG) Oleh HATIF THIRAFI ZULQISTHI 14.14.0045 Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memili…