ABSTRAK Wilayah Indonesia yang sangat luas baik daratan maupun lautannya menyebabkan pengukuran curah hujan menjadi lebih sulit. Wilayah-wilayah seperti lautan yang sulit dijangkau dan beberapa daerah di Indonesia tidak memiliki stasiun pengamatan sehingga data curah hujan pada wilayah tersebut tidak tersedia. Untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut dibutuhkan dana yang tentunya tidak sed…
ABSTRAK Indonesia merupakan daerah tropis dimana pemanasan terjadi setiap hari dengan intensitas radiasi matahari cukup tinggi dan berpotensi terjadi pertumbuhan awan yang cukup giat, didukung dengan 2/3 wilayah Indonesia yang merupakan wilayah perairan. Pengamatan awan Cumulonimbus (Cb) dilakukan dengan pengamatan langsung secara manual dan dengan pengolahan data satelit, namun keakurat…
ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di wilayah ekuator dan memiliki iklim tropis. Wilayah ekuator pada umumnya merupakan wilayah dengan radiasi dan uap air yang banyak sehingga pusat tempat berkembangnya awan-awan konvektif yang menjadi sumber terjadinya hujan. Wilayah kota medan memilki pola curah hujan ekuatorial, berdasarkan pola curah hujan yang dikeluarkan BMKG denga…
ABSTRAK Angin permukaan merupakan salah satu unsur meteorologi yang arah dan kecepatannya mudah berubah dan bervariasi. Semakin besar kekasaran permukaan suatu wilayah akan menghambat laju arah dan kecepatan angin. Windrose adalah suatu metode untuk menganalisa arah dan kecepatan angin suatu tempat tertentu dan menunjukan perbandingan dari setiap arah dan kecepatan angin untuk periode waktu t…
ABSTRAK Kota Semarang terletak pada daerah yang relatif rendah, berada pada ketinggian tiga meter di atas permukaan laut. Pada wilayah tertentu bahkan ada yang hanya satu meter di atas permukaan laut. Karena letaknya yang rendah maka pada saat hujan lebat atau pasang air laut bisa mengakibatkan banjir. Adanya rob yang tinggi di Semarang sangat mengganggu aktifitas sehari – hari masyarakat ya…