Compact Disc
JURNAL KAJIAN PARAMETER METEOROLOGIS TERKAIT BANJIR DI BAWEAN (STUDI KASUS 11 DESEMBER 2014)
Abstrak
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian harta benda.Tingginya curah hujan pada suatu wilayah dalam waktu yang relatif lama juga mendukung terhadap terjadinya peristiwa banjir. Pada tanggal 11 Desember 2014 telah terjadi banjir di Bawean akibat hujan yang berlangsung terus menerus selama 24 jam, dimana curah hujan yang terekam dari Stasiun Meteorologi Bawean adalah sebesar 208 mm/jam. Besarnya jumlah curah hujan ini mengindikasikan adanya pengaruh pembentukan konvektif yang kuat yang terjadi di wilayah Bawean.Untuk mengetahui parameter meteorologis terkait banjir yang terjadi, dilakukan analisis regional dan lokal dengan menggunakan data reanalisis (ECMWF dan NCEP), data observasi dan data citra satelit (MTSAT dan TRMM) sebelum dan sesudah kejadian banjir.Hasil analisis yang dilakukan mengindikasikan adanya pengaruh dari daerah konvergensi dan sel tekanan rendah yang di dukung dengan pola tutupan awan luas dan tebal mengandung banyak uap air dengan suhu puncak awan di bawah -60°C yang mendukung terhadap pembentukan awan- awan konvektif dan stratiform.Awan – awan ini menyebabkan terjadinya hujan ekstrem yang berlangsung lama yang berdampak terhadap banjir yang terjadi di Bawean.
Kata Kunci : Banjir, Konvergensi, tekanan rendah, Hujan Ekstrem
| JURPDFM00030.1 | 551.5 MAH j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain