Compact Disc
JURNAL KAJIAN DAMPAK GELOMBANG PLANETER EKUATORIAL TERHADAP POLA KONVEKTIFITAS DAN CURAH HUJAN DI KALIMANTAN TENGAH
ABSTRAK
Kemungkinan terjadinya gelombang ekuatorial di atmosfer Indonesia sangat besar, penelitian ini difokuskan untuk wilayah Kalimantan Tengah. Berdasarkan distribusi rata-rata hujan bulanan, Kalimantan Tengah memiliki pola hujan ekuatorial. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui pengaruh gelombang ekuatorial (MJO, gelombang Kelvin, dan gelombang Rossby) terhadap pola konvektifitas dan curah hujan di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan data OLR, data satelit, dan data observasi dari masing-masing Stasiun Meteorologi di Kalimantan Tengah sebagai pembanding. Analisis dikelompokan menjadi tiga bagian yaitu analisis pola konvektifitas yang dilihat berdasarkan nilai indeks konvektif ketika MJO aktif, ketika gelombang Kelvin aktif, dan ketika gelombang Rossby aktif pada masing-masing daerah di Kalimantan Tengah antara lain Muara Teweh, Buntok, Palangkaraya, Sampit, dan Pangkalanbun. Hasil analisis dari masing-masing kasus, dapat ditunjukan bahwa gelombang ekuatorial berpengaruh terhadap pertumbuhan awan yang signifikan pada waktu tersebut. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai indeks konvektif yang cukup besar, ketika MJO aktif berkisar antara 20-60, ketika gelombang Kelvin aktif berkisar antara 20-45, ketika gelombang Rossby aktif berkisar antara 20-60.
Kata Kunci : Gelombang Ekuatorial, pola konvektifitas, indeks konvektif.
| JURPDFM00027.1 | 551.5 SUS j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain