Compact Disc
JURNAL PREDIKSI AWAL MUSIM HUJAN MENGGUNAKAN PREDIKTOR ANOMALI SUHU DAN TEKANAN PERMUKAAN, OUTGOING LONGWAVE RADIATION, SERTA INDEKS NINO DI KALIMANTAN SELATAN BAGIAN SELATAN
Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi penghasil padi nasional
khususnya daerah kabupaten banjar dan sekitarnya yang termasuk dalam zona musim 272
(Kalimantan Selatan bagian Selatan). Melihat potensi ini, maka sangat diperlukan berbagai
informasi prediksi iklim salah satunya prediksi awal musim hujan yang akurat. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda menggunakan semua prediktor terpilih dan
regresi berganda yang melewati seleksi stepwise. Hasil prediksi awal musim hujan dari kedua
metode kemudian diverifikasi untuk mengetahui metode mana yang lebih sesuai untuk diterapkan
di Kalimantan Selatan bagian Selatan. Data yang digunakan yaitu data anomali awal musim hujan
zona musim 272 sebagai prediktan dan data anomali sea surface temperature, outgoing longwave
radiation, tekanan udara permukaan, suhu udara permukaan, indeks Nino 3.4, dan indeks Nino
West bulan Juli sebagai prediktor. Proses analisis memberikan hasil bahwa secara umum hasil
prediksi menggunakan kedua metode selama sembilan tahun mempunyai pola yang cenderung
sama dengan pola observasi. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa metode regresi berganda yang
melewati seleksi stepwise lebih baik karena memiliki nilai koefisien korelasi lebih besar dan
persentase kesesuaian prediksi lebih tinggi.
Kata kunci : prediksi awal musim hujan, regresi berganda, stepwise, Kalimantan Selatan
| JURPDFK00032.1 | 551.6 NOV j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain