Compact Disc
JURNAL PENJALARAN ITCZ DI WILAYAH INDONESIA BERDASARKAN DATA SATELIT TRMM
ITCZ memiliki peran penting bagi kondisi dinamis di wilayah tropis, termasuk
Indonesia. Kondisi yang sering dikaitkan dengan ITCZ adalah curah hujan yang memiliki
dampak langsung bagi kepentingan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kriteria curah hujan untuk mengidentifikasi ITCZ dan penjalarannya di
wilayah Indonesia. Data yang digunakan adalah data curah hujan satelit TRMM harian tipe
3B42 V7 derived selama 15 tahun dari 1 Januari 1999 sampai 31 Desember 2013. Metode
yang digunakan adalah analisis spasial deskriptif wilayah yang memiliki curah hujan
maksimum memanjang dari barat sampai timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
didapatkan kriteria curah hujan yang paling baik untuk mengidentifikasi ITCZ adalah 50
mm/dasarian. Bentangan ITCZ paling lebar terjadi pada dasarian Juli III dan paling sempit
terjadi pada bulan April III. ITCZ di Indonesia memiliki pola penjalaran mengikuti siklus
pergerakan semu matahari. Pada wilayah kajian Indonesia bagian barat menunjukkan
penjalaran ITCZ paling jauh berada di daratan BBU (Cina Selatan) sedangkan pada
wilayah kajian Indonesia bagian timur menunjukkan penjalaran ITCZ paling jauh berada di
daratan BBS (Australia).
Kata Kunci : Penjalaran ITCZ, data satelit TRMM, curah hujan
| JURPDFK00027.1 | 551.6 IRJ j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain