Compact Disc
JURNAL ANALISIS KONDISI CUACA SAAT TERJADINYA KECELAKAAN PESAWAT AIRASIA QZ8501 MENGGUNAKAN MODEL WRF - ARW (STUDI KASUS 28 DESEMBER 2014)
Abstrak
Keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama dalam dunia penerbangan. Mulai dari hal teknis sampai hal non teknis sangat diperhatikan demi menunjang keselamatan penerbangan termasuk didalamnya cuaca. Penelitian ini mencoba menganalisa kondisi cuaca saat terjadinya peristiwa kecelakaan pesawat Airasia QZ8501 dimana saat itu diketahui terdapat awan Cumulonimbus serta fenomena yang terjadi akibat tingginya aktifitas awan-awan badai disertai beberapa parameter cuaca yang mendukung analisa tersebut yang terjadi pada tanggal 27 Desember 2014 di wilayah Laut Jawa dan sekitaran Selat Karimata menggunakan peta model keluaran Weather Research Forecast (WRF-ARW). Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisa beberapa kondisi dan parameter cuaca seperti streamline, indeks-indeks labilitas, kelembaban, angin, divergensi, turbulensi, icing,vertikal shear dan hujan yang keseluruhannya sangat mendukung baik terhadap pertumbuhan awan-awan badai yang menjulang tinggi dan sangat aktif maupun fenomena yang dapat menyebabkan cuaca buruk pada wilayah tersebut.
Kata Kunci: Cuaca buruk,Cumulonimbus, QZ8501
| JURPDFM00019.1 | 551.5 FAC j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain