Compact Disc
JURNAL KAJIAN INTERAKSI AKTIVITAS KONVEKTIF ANGIN DARAT DAN ANGIN LAUT MENGGUNAKAN WRF-ARW DI KALIMANTAN BARAT
Abstrak
Weather Research and Forecasting – Advanced Research (WRF-ARW) merupakan model simulasi cuaca skala meso yang cocok untuk aplikasi dengan luas dari satuan sampai ribuan meter. Provinsi Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Laut Natuna dan Selat Karimata di sebelah barat dan dengan Laut Jawa di sebelah selatan. Karena letak geografisnya yang berada di sepanjang ekuator dan berbatasan langsung dengan laut, maka sirkulasi angin darat dan angin laut, serta hubungannya dengan aktivitas konvektif di Kalimantan Barat perlu dikaji. Penelitian dilakukan saat terjadi hujan lebat atau sangat lebat pada lembah hujan pertama di Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak. Dengan menggunakan WRF-ARW, angin darat dan angin laut disimulasikan dan diverifikasi dengan hasil observasi kemudian divisualisasikan. Untuk menganalisis aktivitas konvektif digunakan indeks konvektif yang diturunkan dari suhu puncak awan hasil penginderaan satelit. Hasil penelitian menunjukkan angin darat dan angin laut di pesisir pantai Kalimantan Barat mampu disimulasikan dengan baik oleh model WRF-ARW dimana kecepatan angin laut lebih kuat daripada kecepatan angin darat. Angin darat maupun angin laut yang terjadi di pesisir pantai Kalimantan Barat dapat membentuk pumpunan apabila berinteraksi dengan angin dari arah lain yang mendukung aktivitas konveksi di Kalimantan Barat, dibuktikan dengan tutupan indeks konvektif di daerah pumpunan.
Kata kunci : angin darat, angin laut, WRF-ARW, indeks konvektif
| JURPDFM00017.1 | 551.5 FIT j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain