Compact Disc
JURNAL PENENTUAN AMBANG BATAS PARAMETER STABILITAS UDARA TERHADAP KEJADIAN AWAN CB DAN THUNDERSTORM DI STASIUN METEOROLOGI BIAK
Abstrak
Dalam melakukan prakiraan cuaca, khususnya cuaca jangka pendek, kondisi labilitas atmosfer sangat diperhitungkan. Kondisi labilitas dilihat dari indeks-indeks stabilitas atmosfer yang dapat dijadikan acuan untuk menentukan kondisi cuaca kedepannya, seperti kuat lemahnya konveksi untuk melihat seberapa kuat awan Cumulonimbus bakal tumbuh dan potensi adanya thunderstorm. Sehingga diperlukan ambang batas indeks yang tepat dalam penentuan kondisi cuaca. Dalam penelitian, digunakan data observasi dan data Showalter Index (SI), Lifted Index (LI), dan Convective Available Potential Energy (CAPE) selama 4 tahun (2010-2013), yang kemudian dilakukan perhitungan statistik untuk menetukan interval dan ambang batasnya. Setelah diperoleh ambang batas baru, kemudian dilakukan verifikasi selama 1 tahun (2014). Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa semakin rendah nilai SI dan LI dan semakin tinggi nilai CAPE, maka semakin tinggi peluang terjadinya awan Cb dan thunderstorm. Indeks CAPE tidak terlalu berpengaruh terhadap kejadian Cb dan thunderstorm di Biak. Dari hasil verifikasi menggunakan ambang batas yang baru, tingkat akurasi untuk mendeteksi awan Cb cukup tinggi sementara untuk mendeteksi thunderstorm tergolong rendah.
Kata kunci : Cumulonimbus, Thunderstorm, Indeks stabilitas, Ambang batas
| JURPDFM00016.1 | 551.5 PRA j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain