Compact Disc
JURNAL PEMANFAATAN RADAR CUACA DALAM MENGIDENTIFIKASI AWAN DEBU VULKANIK (Studi Kasus Letusan Gunung Kelud 13 Februari 2014)
Abstrak
Erupsi gunung berapi aktif dengan formasi sebaran debu vulkanik merupakan salah satu ancaman bencana di Indonesia. Radar cuaca memiliki kemampuan mendeteksi partikel awan debu vulkanik akibat letusan gunung berapi, memiliki resolusi spasial dan temporal yang tinggi untuk mengidentifikasi material dan arah sebaran debu vulkanik. Penelitian ini menggunakan Radar Doppler C-Band untuk memantau debu vulkanik dalam erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur pada tanggal 13 Februari 2014. Analisis menggunakan produk CAPPI V untuk memprediksi arah sebaran debu vulkanik dan MAX dBZ yang kemudian akan dilakukan cross section untuk melihat nilai reflektifitas debu vulkanik, mengidentifikasi tinggi kolom letusan, pola sebaran, dan klasifikasi material debu vulkanik. Nilai indeks reflektifitas diganti pada tampilan produk radar sehingga sesuai dengan klasifikasi material awan debu vulkanik dilihat dari nilai dBZ-nya. Hasil dari identifikasi menunjukkan material vulkanik saat erupsi primer Gunung Kelud mencapai nilai maksimum 55 dBZ dan tinggi kolom erupsi hingga 17 km, dengan arah sebaran yang berbeda pada tiap lapisan ketinggiannya, namun dominan ke arah barat dan barat laut.
Kata kunci : debu vulkanik, radar cuaca, CAPPI V, MAX dBZ, cross section
| JURPDFM00045.1 | 551.5 ZUL | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain