Compact Disc
JURNAL VERIFIKASI DATA CURAH HUJAN TRMM DI SUMBAWA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTING, MEAN, DAN POINT
Wilayah Sumbawa berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada posisi 116,7o BT –
118,6o BT dan 8,0o LS – 9,25o LS dengan mayoritas penduduknya sebagai petani yang mana mereka
memerlukan data curah hujan, akan tetapi sebaran pos hujan di wilayah Sumbawa kurang memadai
untuk mewakili pengamatan curah hujan di wilayah Sumbawa. Saat ini terdapat teknologi yang dapat
membantu dalam memberikan informasi curah hujan khususnya di wilayah tropis yang disebut TRMM
(Tropical Rainfall Measuring Mission). Dalam TRMM terdapat data 3B42 yang mana data ini selalu
tersedia setelah bulan pengamatan, akan tetapi data TRMM belum dapat menunjukkan nilai curah
hujan secara langsung. Untuk memverifikasi kebenaran dari curah hujan TRMM diperlukan metode
tambahan untuk mengolahnya seperti metode IDW (Inverse Distance Weigthing), Mean (rata – rata),
dan Point (titik terdekat) yang kemudian divalidasi dengan mencari nilai error (e) dan membuat
korelasinya terhadap curah hujan di wilayah Sumbawa. Setelah mendapatkan nilai error dan
korelasinya, maka akan didapatkan metode yang paling baik digunakan di wilayah Sumbawa yang
nantinya dapat digunakan untuk data alternatif curah hujan di wilayah Sumbawa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa korelasi tertinggi dan nilai Root Mean Square Error (RMSE) terkecil pada
wilayah Sumbawa adalah metode Mean, begitu juga dengan metode terbaik dari ketiga metode yaitu
metode IDW, Mean, dan Point adalah metode Mean. Dari hasil tersebut, data TRMM yang telah
diolah dengan metode Mean dapat digunakan sebagai data pengganti data curah hujan di wilayah
Sumbawa pada daerah – daerah yang tidak memiliki pos hujan.
Kata kunci : curah hujan, korelasi, RMSE, TRMM, IDW, Mean, Point
| JURPDFK00013.1 | 551.6 HAR j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain