Compact Disc
JURNAL KAJIAN METEOROLOGI TERHADAP HUJAN ES DI RUTENG ( STUDI KASUS 6 NOVEMBER 2014)
Abstrak
Kejadian hujan es yang terjadi di Ruteng tanggal 6 November 2014 merupakan kejadian hujan
es yang menarik untuk dianalisis. Analisis hujan es di Ruteng menggunakan data pengamatan
permukaan, data satelit MTSAT dan data reanalysis ECMWF. Tujuan kajian ini adalah untuk
mengetahui kondisi labilitas atmosfer dan adanya aktivitas konvektif serta mengetahui suhu puncak
awan saat terjadi hujan es. Data pengamatan permukaan seperti suhu udara, kelembaban relatif dan
tekanan udara dianalisis untuk dilihat kecenderungan polanya. Data MTSAT diolah menggunakan
SATAID dengan memilih parameter akan ditampilkan dan dianalisis. Data Reanalysis diolah
menggunakan GrADS untuk mengeluarkan parameter yang akan dianalisis.Berdasarkan hasil analisis,
kejadian hujan es di Ruteng dipengaruhi oleh adanya aktivitas konvektif yang aktif di pagi hingga siang
hari karena pemanasan matahari yang kuat kemudian didukung oleh adanya konvergensi dan daerah
belokan angin di lapisan bawah atmosfer dan kelembaban udara yang tinggi pada lapisan atas sehingga
mendukung terjadinya awan cumulonimbus. Dari hasil olahan SATAID terlihat suhu puncak awan yang
mencapai – 60℃ pada tanggal 6 November 2014 menunjukkan adanya awan cumulonimbus saat
kejadian hujan es.
Kata Kunci : Hujan es, Labilitas atmosfer, Konvektif, Suhu puncak awan
| JURPDFM00042.1 | 551.5 MAH | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain