Skripsi
VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN MUSIM TERKAIT SUHU MUKA LAUT DI SAMUDERA HINDIA (DIPOLE MODE) WILAYAH ZOM SUMATERA UTARA RAINFALL VARIABILITY AND SEASONAL RELATED INDIAN OCEAN TEMPERATURE (DIPOLE MODE) IN THE NORTH SUMATERA ZOM
INTISARI
VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN MUSIM TERKAIT SUHU MUKA LAUT SAMUDERA HINDIA (DIPOLE MODE) DI WILAYAH ZOM SUMATERA UTARA
Oleh
Putri Meinelva
24.14.0029
Sumatera Utara, yang terletak dekat Samudera Hindia, memiliki pola iklim yang sangat erat hubungannya dengan pola iklim di Samudera Hindia. Pola curah hujan yang terjadi di Sumatera Utara juga dipengaruhi oleh fenomena iklim yang terjadi di Samudera Hindia, salah satunya adalah Dipole Mode.
Dilakukannya analisis variabilitas curah hujan, pergeseran musim dan peluang awal musim di wilayah Zona Musim Sumatera Utara terkait Suhu Muka Laut di Samudera Hindia pada tahun 1981-2010. Variabilitas curah hujan yang diolah dari data harian di 11 ZOM di Sumatera Utara dan dikaitkan dengan Dipole Mode Indeks (DMI).
Hasil menunjukkan bahwa pada saat kejadian Dipole Mode Positif, awal musim hujan di wilayah ZOM Sumatera Utara lebih lambat dibandingkan normalnya. Musim kemarau pada saat itu menjadi lebih lama seperti kejadian 1997. Pada saat kejadian Dipole Mode Negatif membuat awal musim hujan di Sumatera Utara lebih cepat bahkan tidak ada musim kemarau, seperti kejadian pada tahun 1992. Dengan menggunakan metode peluang bersyarat (conditional probability) untuk mendapatkan peluang kejadian antara suhu muka laut di Samudera Hindia dengan awal musim hujan dan kemarau di Sumatera Utara. Pada saat Suhu muka Laut netral hampir diseluruh ZOM Sumatera Utara peluang awal musim hujan dan awal musim kemarau berada dibawah 50%, sedangkan ketika suhu muka laut dingin maka peluang awal musim hujan dominan mundur dan awal musim kemarau dominan maju dengan persentase lebih dari 50%.
Kata Kunci : Varibilitas, Curah hujan, Dipole Mode, Peluang Bersyarat
| 201553029.1 | K 15 029 MEI v | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain