Skripsi
IDENTIFIKASI BIDANG SESAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMETRI H-C (HIPOSENTER-CENTROID) DAN ANALISIS POLA DISTRIBUSI GEMPABUMI SUSULAN
IDENTIFIKASI BIDANG SESAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMETRI H-C (HIPOSENTER-CENTROID) DAN ANALISIS POLA DISTRIBUSI GEMPABUMI SUSULAN
Oleh
NUR EKA DEVIYANTI
34.14.0020
Identifikasi bidang sesar diperlukan untuk menyelesaikan ambiguitas solusi bidang sesar yaitu membedakan bidang sesar sebenarnya dengan bidang bantu. Metode yang dapat dipakai dalam identifikasi tersebut adalah dengan melakukan uji lapangan yang membutuhkan data geologi dan geodesi, melakukan penelitian tentang pola distribusi gempabumi susulan yang dapat mengindikasi liniasi kecenderungan arah sesar, melakukan penelitian terkait variasi sinyal dari berbagai arah yang berbeda terhadap sesar ataupun dengan menggunakan metode geometri H-C.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bidang sesar dengan menggunakan metode geometri H-C dan analisis pola distribusi gempabumi susulan. Informasi data gempabumi utama didapatkan dari data Global CMT dan informasi gempabumi susulan didapatkan dari BMKG, baik dari Kantor pusat maupun Balai Wilayah. Daerah yang diteliti adalah daerah Sumatera dengan menggunakan 3 gempabumi yaitu gempabumi Padang 30 September 2009, gempabumi Simeulue 7 April 2010, dan gempabumi Tapanuli 14 Juni 2011. Hasil yang didapatkan dari metode dan anlisis tersebut menunjukkan kesesuaian dalam arah jurus dan kemiringan bidang sesar. Hasil yang didapatkan pada gempabumi Padang adalah bidang sesar dengan strike 74̊ dan dip 52̊ dengan arah WSW-ENE (nodal I), pada gempabumi Simeulue adalah bidang sesar dengan strike 307̊ dan dip 7̊ dengan arah NW-SE (nodal I), serta pada gempabumi Tapanuli adalah bidang sesar dengan strike 57̊ dan dip 87̊ dengan arah SW-NE (nodal II).
Kata Kunci: identifikasi bidang sesar, metode geometri H-C, pola distribusi gempabumi susulan.
| 201552020.1 | G 15 020 DEV i | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain