Skripsi
STUDI HUBUNGAN FASE AWAL GELOMBANG P DENGAN MAGNITUDO UNTUK SISTEM PERINGATAN DINI GEMPABUMI (STUDI KASUS WILAYAH SUMATRA UTARA)
STUDI HUBUNGAN FASE AWAL GELOMBANG P DENGAN
MAGNITUDO UNTUK SISTEM PERINGATAN DINI GEMPABUMI
(STUDI KASUS WILAYAH SUMATRA UTARA)
Oleh :
TRISMAHARGYONO
34.14.0030
Sumatra Utara merupakan daerah rawan gempabumi. Oleh karena itu
upaya mitigasi bencana gempabumi berbasis sistem peringatan dini perlu
dikembangkan. Penelitian ini menganalisis fase awal gelombang P pada tiga detik
pertama yang terfokus pada dua parameter yaitu Amplitudo displacement
maksimum (Pd) dan periode dominan (Td). Fase awal gelombang P pada tiga
detik pertama dihubungkan dengan Magnitudo, Peak Ground Acceleration,
Velocity dan Displacement di stasiun Gunung Sitoli dan Tuntungan, Medan. Hasil
dari hubungan tersebut cukup baik khususnya hubungan Pd dengan PGA
menunjukkan korelasi yang sangat baik. Penelitian ini menghasilkan rumusan
prediksi nilai Peak Ground Accelaration dan Magnitudo dengan memanfaatkan
fase awal gelombang P pada tiga detik pertama, sehingga dapat dimanfaatkan
dalam pengembangan Peringatan Dini di Sumatra Utara terutama di Kota Medan.
Waktu efektif Peringatan Dini untuk Kota Medan dengan memanfaatkan fase
awal gelombang P tiga detik pertama di Stasiun Gunung Sitoli yang terletak
paling dekat dengan gempa-gempa yang bersumber dari zona intraplate dan
subduksi di sekitar Sumatra Utara, menunjukkan waktu efektif ±50 detik. Waktu
tersebut dapat dimaksimalkan dengan baik untuk melakukan mitigasi awal dengan
memanfaatkan teknologi modern saat ini.
Kata Kunci : Fase awal gelombang P, Pd, PGA, peringatan dini gempa.
| 201552030 | G 15 030 TRI s | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain