Skripsi
IDENTIFIKASI POLA SUBDUKSI DAN SESAR BESAR SUMATRA BERDASARKAN ANALISA ANOMALI UDARA BEBAS DAN ANOMALI BOUGER MENGGUNAKAN SECOND VERTICAL DERIVATIVE (SVD)
Identifikasi Pola Subduksi dan Sesar Besar Sumatra Berdasarkan Analisa
Anomali Udara Bebas dan Anomali Bouger Menggunakan Second Vertical
Derivative (SVD)
Pulau Sumatra merupakan salah satu pulau di Indonesia yang berada pada zona
pertemuan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Penujaman miring lempeng
Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia menghasilkan tatanan tektonik di Sumatera
diantaranya adalah zona subduksi Sumatera, sesar Mentawai dan sesar Besar
Sumatra. Untuk mengetahui keberadaan patahan di bawah permukaan, dilakukan
analisa anomali Udara Bebas dan anomali Bouger. Pola patahan yang diidentifikasi
dari anomali Bouger dapat dipetakan dalam bentuk kontur yang ditandai dengan
adanya kontur rapat antara kontur anomali yang bernilai positif dan kontur anomali
yang bernilai negatif seperti yang terindikasi di sekitar bidang sesar atau segmen
patahan Sumatera. Keberadaan dan jenis patahan dapat diidentifikasi menggunakan
metode First Horizontal Derivative dan Second Vertical Derivative. Hasil anomali
Bouger menunjukkan bahwa densitas batuan di daerah lempeng samudera lebih tinggi
dibanding dengan densitas batuan di bawah permukaan lempeng benua. Dari hasil
pengolahan anomali Bouger dengan metode SVD teridentifikasi di sepanjang zona
sesar besar Sumatera didominasi oleh sesar oblique yang merupakan kombinasi
antara strike slip dan dip-slip .
Kata kunci : Subduksi, segmen, anomali Bouger, First Horizontal Derivative (FHD),
Second Vertical Derivative (SVD)
| 201552027.1 | G 15 027 GAO i | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain