Skripsi
METODE EMPIRICAL MODE DECOMPOSITION (EMD) UNTUK MENENTUKAN INDEKS K DAN KAITANNYA DENGAN AKTIVITAS GEOMAGNET EMPIRICAL MODE DECOMPOSITION METHOD (EMD) TO DETERMINE K INDEX AND RELATION WITH GEOMAGNETIC ACTIVITY
Metode Empirical Mode Decomposition (EMD) Untuk Menentukan Indeks K Dan Kaitannya Dengan Aktivitas Geomagnet
Oleh
Niken Woropalupi
34.14.0019
Metode perhitungan Indeks K telah dibuat oleh beberapa peneliti salah satunya yaitu metode Adaptive Smoothing. Dari prinsip yang sama dengan metode Adaptive Smoothing, dibuat suatu metode baru untuk menghitung indeks K yaitu metode Empirical Mode Decomposition. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola hari terganggu dan hari tenang berdasarkan indeks K dari observatorium magnet bumi di Indonesia. Dari nilai indeks K yang didapatkan, dibuat suatu indeks yang dapat mengetahui pola aktivitas geomagnet, yang dinamakan Indonesia Geomagnet Indeks. Data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain data MagDAS ( Gunung Sitoli, Sicincin, Liwa) , dan data dari observatorium geomagnet BMKG ( Tuntungan, Tondano, Kupang dan Jayapura ). Hasil analisa didapatkan bahwa pada hari tenang pada tanggal 1 Juni dan 28 Juli 2014 menghasilkan nilai indeks geomagnetik < 3, badai magnet 17 Maret 2015 menghasilkan indeks geomagnet 6, dan badai magnet 22-23 Juni 2015 menghasilkan indeks geomagnet 6-7. Kedua badai magnet ini menyebabkan kenaikan mendadak pada komponen H yang terekam di seluruh observatorium. Selain itu, kecocokan hasil indeks K menggunakan program KASm dengan program EMD dengan sampel data dari Stasiun Geofisika Tuntungan sebesar 60%.
Kata kunci : Indeks K, Empirical Mode Decomposition, Badai Magnetik, Indonesia Geomagnet Indeks
| 201552019.1 | G 15 019 WOR m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain