Skripsi
RELOKASI HIPOSENTER GEMPABUMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DOUBLE–DIFFERENCE (KASUS DATA SINTETIS DI WILAYAH TAPANULI DAN SEKITARNYA) EARTHQUAKE HYPOCENTER RELOCATION BY USING DOUBLE-DIFFERENCE METHOD (SYNTHETIC CASE IN TAPANULI AREA AND ITS VICINITY)
RELOKASI HIPOSENTER GEMPABUMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DOUBLE DIFFERENCE
(KASUS DATA SINTETIS DI WILAYAH TAPANULI DAN SEKITARNYA)
Oleh
I Gusti Ketut Satria Bunaga
34.11.0011
Metode penentuan lokasi hiposenter gempabumi yang luas digunakan adalah Double-Difference (DD). Metode ini mampu meminimalisir kesalahan pada model struktur kecepatan dan memperbaiki lokasi hiposenter dengan menggunakan perbedaan waktu tempuh pasangan gempabumi yang tercatat pada stasiun yang sama. Untuk menguji kinerja metode DD tersebut maka data gempabumi sintetis digunakan untuk membangkitkan waktu tempuh yang tercatat pada stasiun riil. Untuk mensimulasikan penyimpangan model struktur kecepatan, data diproses dengan menggunakan metode Geiger dimana model struktur kecepatan disimpangkan dan penambahan bising acak ternormalisasi terhadap waktu tempuh. Hasil relokasi menunjukkan metode DD memiliki kinerja yang sangat baik. Lokasi episenter dapat dikembalikan dekat ke posisi sintetis asli. Meskipun posisi hiposenter masih belum tepat namun masih lebih baik jika dibandingkan dengan metode Geiger. Selanjutnya, eksperimen dilakukan untuk menguji kinerja DD dengan menggunakan data riil gempabumi Tapanuli (Mw 5,5) 14 Juni 2011 dan gempabumi susulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi bidang patah gempabumi utama dapat diidentifikasi lebih baik. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa hiposenter yang direlokasi terdistribusi lebih baik dibandingkan dengan hiposenter sebelum direlokasi.
Kata Kunci : Metode Double-Difference, Geiger, dan HypoDD.
| 201552011.1 | G 15 011 BUN e | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain