Skripsi
KAJIAN KONDISI PENYIMPANGAN ATMOSFER SAAT KEJADIAN ASAP DI PADANG TAHUN 2014 ATMOSPHERE ANOMALY STUDY DURING SMOKE HAZARD IN PADANG ON 2014
INITISARI
KAJIAN KONDISI PENYIMPANGAN ATMOSFER
SAAT KEJADIAN ASAP DI PADANG TAHUN 2014
Oleh
Eka Suci Puspita Wulandari
14.14.0007
Asap (smoke) adalah fenomena cuaca berupa partikel-partikel yang melayang dari permukaan sampai naik akibat adanya kebakaran hutan dan lahan yang tidak sempurna. Secara klimatologis pada bulan Februari dan Maret di Padang belum pernah terjadi adanya fenomena asap dengan visibility yang rendah hingga mengganggu penerbangan. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian untuk mengetahui mengapa terjadi asap pada tahun 2014, perubahan konsentrasi pencemar udara dan pergerakan asap. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis beberapa parameter yaitu luas kebakaran hutan, jumlah dan trayektori hotspot, streamline, isobar, konsentrasi PM10 dan SPM, angin dominan perlapisan, lapse rate, RH dan kecepatan vertikal. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa asap disebabkan karena meningkatnya luas kebakaran hutan dan jumlah hotspot di Riau dan didukung adanya penyimpangan kondisi atmosfer yaitu adanya punggung tekanan tinggi yang menjorok ke Sumatera dan gangguan eddy serta tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera yang menyebabkan aliran massa udara berasal dari Timur Laut (daratan Asia) sehingga pergerakan asap secara horizontal berasal dari Riau menuju ke Padang, sedangkan pergerakan vertikal secara umum hingga ketinggian 950mb. Kondisi ini juga menyebabkan konsentrasi PM10 dan SPM meningkat serta menurunnya kelembaban udara dibandingkan 3 tahun terakhir.
Kata Kunci: Pergerakan Asap, Hotspot, PM10, SPM, Massa Udara, Punggung
| 201551007.1 | M 007 WUL k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain