Tugas Akhir
ANALISIS CUACA EKSTRIM DI AMBON - MALUKU ( STUDI KASUS BANJIR TANGGAL 1 AGUSTUS 2012 )
ABSTRAK
Banjir yang melanda pulau Ambon pada tanggal 1 Agustus 2012 menyebabkan banyak kerugian baik menelan korban jiwa, harta dan benda. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BNPB banjir yang terjadi menyebebkan tanah longsor, merendam 5 Kecamatan dikota Ambon, menelan korban jiwa, puluhan warga mengungsi dan menghambat perekonomian daerah. Curah hujan yang terjadi di wilayah Pulau Ambon yang ditakar oleh Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon dan Pos hujan kerja sama di Ambon seperti di Hatu, Kampung Baru, Nania, Paso, Tulehu, Wayame dan Stasiun Geofisika Karang Panjang, tercatat pada tanggal 1 agustus 2012 Curah hujan lebih dari 300 mm/hari, hal ini mengidikasikan telah terjadi cuaca ekstrim pada wilayah Pulau Ambon dengan intensitas hujan sedang hingga lebat. Dari Analisa streamline terlihat massa udara yang yang bergerak dari arah tenggara Indonesia melewati daerah Maluku khususnya wilayah Pulau Ambon ke arah utara, pergerakan ini diakibatkan oleh adanya TC SAOLA dan TC DAMREY sehingga menyebabkan terbentuknya pembelokan arah angin pada daerah tersebut yang memungkinkan bertumbuhnya awan-awan konfektif. Dan berdasarkan analisa Udara atas menggunakan data Rason di ambon pada waktu tersebut kondisi labilitas atmosfernya labil. Hal ini didukung oleh analisis satelit MTSAT dimana pada analisis satelite tersebut dapat mengindikasikan bahwa terdapat kumpulan uap air di wilayah Pulau Ambon, dimana hal tersebut juga menunjukan adanya pertumbuhan awan-awan konfektif seperti Cumulonimbus dan Cumulus yang dapat menghasilkan hujan dengan intensitas yang lebat secara tiba-tiba.
| 20141042.1 | 551.5 SIP a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain