Tugas Akhir
VERIFIKASI KEJADIAN PUTING BELIUNG MENGGUNAKAN CITRA RADAR JUANDA SURABAYA (Studi Kasus Gresik 20 Februari 2014)
ABSTRAK
Pada tanggal 20 Februari 2014 NEFOSNEWS memberitakan bahwa telah terjadi angin puting beliung di Kecamatan Cerme Gresik. Masyarakat di Indonesia sering menganggap setiap angin kencang yang terjadi dikatakan sebagai angin puting beliung meskipun belum tentu angin kencang adalah angin puting beliung, sehingga perlu ada klarifikasi apakah wilayah tersebut benar terjadi puting beliung atau fenomena lain, atau hanya angin kencang saja.
Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mendeteksi fenomena puting beliung adalah radar cuaca. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menggunakan data radar cuaca untuk mendeteksi fenomena puting beliung. Pengolahan data radar menggunakan software rainbow versi 5.29.5 dengan produk CAPPI, CMAX dan HWIND. Sedangkan algoritma penentuan puting beliung merujuk pada teori tornado genesis yaitu adanya pola mesocyclone, bow echo atau hook echo dan comma echo, sebagai karakteristik puting beliung pada citra radar.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pada kejadian puting beliung di Gresik tidak ditemui adanya karakteristik puting beliung seperti, bow echo, hook echo serta comma echo dan tidak terdapat adanya pola mesocyclone. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa angin kencang yang terjadi bukan diakibatkan oleh puting beliung namun bisa jadi oleh fenomena lain seperti gusty, downburst, wind shear dan squall yang berasal dari awan CB atau yang lainnya.
| 20141043.1 | 551.5 MUZ v | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain