Tugas Akhir
ANALISIS KEJADIAN ANGIN BAHOROK DI SUMATERA UTARA
ABSTRAK
Sumatera Utara adalah Provinsi di bagian utara pulau Sumatera, berdasar kondisi geografisnya dapat dibagi menjadi empat bagian yaitu pesisir timur, pesisir barat, Bukit Barisan, serta Kepulauan Nias. Adanya angin di Sumatera Utara yang pada umumnya bertiup dari arah barat dan barat daya membuat kondisi geografis ini mendukung pembentukan angin dengan sistem fohn, yang biasa disebut angin Bahorok. Berdasar liputan media massa yang bersumber dari Stasiun Meteorologi Polonia, pada tanggal 20 Juni 2013 telah terjadi kejadian angin Bahorok. Kejadian ini menjadi dasar dalam melakukan penelitian ini.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengamatan
udara permukaan dan udara atas dari Stasiun Meteorologi Polonia Medan, data pengamatan udara permukaan dari Stasiun Meteorologi Sibolga, data pos hujan Sumatera Utara, serta didukung oleh data streamline dari Bureau of Meteorology. Metode yang digunakan adalah dengan analisis unsur cuaca suhu, tekanan udara, dan kelembaban permukaan secara analogi dan grafik, analisis angin dengan windrose, Analisis udara atas menggunakan aplikasi RAOB, serta analisis streamline dan pemetaan curah hujan.
Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa proses angin
Bahorok sesuai dengan teori yang ada, memiliki sistem yang sesuai dengan angin fohn, serta memiliki karakteristik angin kencang, suhu yang tinggi, dan kelembaban yang rendah.
| 20141049.1 | 551.5 PER a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain