Tugas Akhir
ANALISIS CITRA SATELIT PADA SAAT KEJADIAN BANJIR DI JAYAPURA (STUDI KASUS TANGGAL 22 FEBRUARI 2014)
ABSTRAK
Letak geografis dari ibu kota provinsi Papua yaitu kota Jayapura yang berhadapan langsung dengan samudra Pasifik sehingga hal ini menyebabkan curah hujan di kota Jayapura bervariasi. Adanya kejadian banjir di kota Jayapura pada tanggal 22 februari 2014 yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu,seperti masalah transportasi darat, kesehatan, ekonomi dan pendidikan.
Dalam penelitian ini menggunakan metode analisa data satelit dengan pengolahan data infrared channel MTSAT (Multi- functional Transport Satellite) dan analisis data curah hujan di Stasiun Meteorologi DOk II Jayapura, Stasiun Geofisika Angkasa, dan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah V tanggal 22 Februari 2014. Dari hasil analisis maka akan di
tentukan ganguan cuaca apa saja yang menyebabkan hujan ekstrem pada tanggal 22 februari 2014.
Hujan yang terjadi dengan intensitas sangat lebat ini disebabkan oleh akumulasi beberapa proses fisis yaitu: dari data citra satelit terlihat bahwa adanya kumpulan awan CB aktif dengan suhu puncak awan mencapai -81.4O C. Dapat dikatehui adanya pumpunan angin-pertemuan angin/konvergensi dan juga adanya pembelokan angin yang diikuti perlambatan kecepatan angin yang secara khusus mendapatkan dukungan berupa gangguan tekanan udara rendah skala lokal yang mempengaruhi sirkulasi di sekitar teluk Cenderawasih sehingga semakin
mempertajam proses konvergensi angin yang mendukung terhadinya pembentukan awan-awan hujan.
| 20141085.1 | 551.5 HER a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain