Tugas Akhir
ANALISIS KEJADIAN HUJAN LEBAT DI DONGGALA (STUDI KASUS TANGGAL 16 JANUARI 2014)
ABSTRAK
Pada tanggal 16 Januari 2014 di wilayah Kabupaten Donggala terjadi hujan lebat dengan intensitas hujan yang sangat tinggi yang menyebabkan terjadinya banjir bandang. Hasil observasi curah hujan pada pos hujan Sindue Tobata menunjukan curah hujan yang terjadi pada tanggal tersebut mencapai 140 mm. Di pos hujan Sojol terukur curah hujan sebesar 139 mm dan di pos hujan Riolalundu terukur curah hujan sebesar 150 mm. Curah hujan pada hari tersebut termasuk dalam curah hujan ekstrim (intensitas lebih dari 100 mm/hari).
Dalam hal ini penulis mencoba melakukan kajian analisa cuaca bagaimana proses terjadinya hujan lebat yang berdampak pada kejadian banjir tersebut. Dalam analisa ini dilakukan kajian untuk melihat fenomena gangguan cuaca seperti adanya pusat tekanan rendah, konvergensi dan lain-lain dengan menggunakan data medan angin 3000 feet. Dalam analisa ini digunakan pula data citra satelit OCAI, output WRF (FNL), data synop dan data radio sonde untuk mengetahui keadaan labilitas atmosfer.
Hasil analisa menunjukkan bahwa sebelum kejadian banjir terdapat gangguan cuaca berupa adanya daerah tekanan rendah dan daerah belokan angin (shearline) yang mengakibatkan meningkatnya mekanisme pembentukan awan di Donggala. Dari hasil analisa sounding yang menunjukan atmosfer dalam kondisi labil serta pengaruh topografi di Donggala turut berperan dalam akumulasi peningkatan aktifitas pembentukan awan hujan.
| 20141081.1 | 551.5 WUL a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain