Tugas Akhir
PENGARUH KABUT ASAP TERHADAP VISIBILITY DAN SUHU UDARA DI WILAYAH BANDARA TANJUNGPINANG (STUDI KASUS BULAN JUNI 2013)
ABSTRAK
Wilayah Tanjungpinang daerah provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah yang terkena dampak kejadian asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau pada bulan Juni tahun 2013 yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, khususnya aktivitas transportasi lalu lintas udara, hal ini tentu akan berdampak terhadap keselamatan penerbangan.
Dalam mengkaji studi kasus ini penulis menggunakan data dari synop serta fkilm Tanjungpinang, di dukung data hotspot dan streamline dan dengan menggunakan metode windrose, grafik, serta analisis satelit modis Aqua & Terra.
Hasil pengolahan data di wilayah Bandara Tanjungpinang yang
ditimbulkan akibat sebaran asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan di Riau, Pekanbaru terhadap wilayah di Bandara Tanjungpinang menyebabkan perubahan unsur cuaca yaitu visibility dan suhu udara. Suhu udara rata rata maximum pada
bulan Juni 2013 mencapai 32,1oC dan ini merupakan titik puncak tertinggi kedua yang terjadi selama 30 tahun terakhir (1984 2013) setelah tahun 2009, dimana suhu rata rata maximum bulan Juni selama 30 tahun sebesar 31oC. Sehingga visibility menjadi buruk selama 14 hari (17 30 Juni 2013) dengan nilai visibility terendah kurang dari 1 km yang terjadi pada tanggal 20 23 Juni 2013, di dukung dengan banyaknya jumlah titik api dengan tingkat kepercayaan 81 % - 100% dan mencapai nilai terbanyak 1403 titik api.
| 20141078.1 | 551.5 ANU p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain