Tugas Akhir
ANALISIS SEBARAN ABU VULKANIK ERUPSI GUNUNG KELUD (STUDI KASUS 13 FEBRUARI 2014)
ABSTRAK
Pada tanggal 13 Februari 2014, dilaporkan telah terjadi erupsi Gunung Kelud pada jam 22.50 WIB (15.50 UTC) dengan tinggi erupsi mencapai 8 kilometer dan hujan abu yang dilaporkan mencapai daerah Jawa Barat dan Jawa Timur. Dampak yang disebabkan oleh kejadian hujan abu ini antara lain menyebabkan adanya penutupan 7 bandara dan 1 landasan udara yaitu Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Adi Sumarmo Solo, Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, Bandar Abdulrahman Saleh Malang, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Tunggu Wulung Cilacap, dan Landasan Udara Iswahyudi Madiun.
Untuk mengetahui penyebab arah baik ke arah barat dan timur dari lokasi kejadian, dibutuhkan pembuatan trayektori dan streamline untuk mengetahui arah sebarannya. Streamline dibuat secara manual dan menggunakan GrADS, sedangkan trayektori dibuat menggunakan SATAID dan HYSPLIT.
Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa arah sebaran abu vulkanik pada tiap level ketinggian berbeda, Pada lapisan 850 hPa sampai 700 hPa, arah sebarannya menuju ke timur, sedangkan di atas lapisan 500 hPa, arah sebarannya menuju ke barat.
Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa arah sebaran abu vulkanik yang berbeda di setiap level ketinggian menyebabkan adanya hujan abu vulkanik baik di sebelah barat dan timur dari lokasi kejadian
| 20141074.1 | 551.5 YUS a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain