Tugas Akhir
DETEKSI ANGIN KUAT DAN PUTING BELIUNG MENGGUNAKAN DATA RADAR CUACA C-BAND (Studi Kasus Puting Beliung Pariaman Tanggal 21 Pebruari 2014 Dan Tanggal 28 september 2013)
ABSTRAK
BNPB mencatat bahwa, puting beliung selalu saja meningkat setiap tahunnya. Memang area kejadiannya tidak luas dan berlansung dalam waktu yang sangat singkat, tetapi puting beliung ini jenis bencana yang sangat merusak dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa puting beliung ini sangat perlu diberikan pengkajian khusus untuk mendeteksi dan mengidentifikasinya sedini mungkin.
Dalam hal ini BMKG agak kesulitan dalam mengamati terjadinya. Sejauh ini radar cuaca adalah salah satu alat yang paling bisa mengamati kejadian tersebut. Pada kajian ini, tekhnik yang digunakan adalah analisis produk CAPPI (V), CAPPI (dBZ), VVP, H-WIND, VCUT untuk menemukan pola bow echo dan mesocyclone atau hook echo untuk mendeteksi puting beliung.
Secara umum radar padang bisa mengamati kejadian puting beliung, sehingga dengan ini bisa membantu prakirawan dalam mengamati puting beliung di daerah Padang, Pariaman dan sekitarnya. Karena sejauh ini puting beliung adalah sebuah kejadian yang sangat sulit untuk diamati.
| 20141070.1 | 551.5 AFR d | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain