Skripsi
UJI SENSITIFITAS PARAMETERISASI KUMULUS PADA MODEL WRF-ARW (STUDI KASUS HUJAN EKSTRIM DI KENDARI TANGGAL 14 - 15 JULI 2013)
Abstrak
Kejadian hujan ekstrim pada 15 Juli 2013 di Kendari telah menyebabkan 10
kecamatan dan 64 kelurahan terendam banjir. Kejadian ini merupakan banjir yang terparah sepanjang sejarah kota Kendari. Kondisi fisis atmosfer pada daerah tropis sangat bervariasi yang mengakibatkan kesulitan simulasi cuaca pada daerah tropis begitu juga di wilayah Kendari. Oleh sebab itu dibutuhkan metode simulasi cuaca skala meso yang mampu mendekati kondisi atmosfer sebenarnya yaitu model Weather Research and Forecasting – Advanced Research WRF (WRF-ARW). Dalam penelitian ini dilakukan pengujian beberapa skema parameterisasi kumulus yang berbeda-beda untuk mensimulasi hujan ekstrim. Dengan tujuan untuk mendapatkan skema kumulus terbaik dan gambaran kondisi atmosfer pada saat kejadian. Dalam penelitian ini dilakukan dua tahapan langkah pengerjaan, yaitu tahap pertama running (menjalankan program) WRF-ARW dengan 8 (delapan) skema terpilih dan tahap kedua adalah verifikasi hasil dan analisisnya. Verifikasi menggunakan metoda Tabel Kontingensi yang menunjukkan kesesuaian kejadian hujan antara prediksi dengan observasi dengan
ambang batas dari setiap intensitas hujan menggunakan kriteria ≥ 0,1 mm/jam, ≥ 5 mm/jam dan ≥ 10 mm/jam. Hasil simulasi dengan menggunakan model WRF-ARW
menunjukan bahwa parameterisasi kumulus Kain Fritsch cukup sensitif dalam memprediksi hujan berintensitas ≥ 0,1 mm/jam dan ≥ 5 mm/jam sedangkan ≥ 10
mm/jam kurang sensitif. Begitu juga kondisi atmosfer di wilayah Kendari mendukung adanya pembentukan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat
| 201451031.1 | M 14 031 SAI u | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain