Skripsi
PERAN TEKNIK SPLIT WINDOWS DAN TVAP DALAM IDENTIFIKASI DEBU VULKANIK MENGGUNAKAN DATA SATELIT MTSAT-2
ABSTRAK
Debu vulkanik adalah salah satu material vulkanik yang bertahan lama di
atmosfer. Informasi mengenai keberadaan debu vulkanik ini sangat penting terkait kegiatan penerbangan di Indonesia. Saat ini, sudah dikembangkan beberapa teknik untuk mengidentifikasi debu vulkanik di atmosfer dengan menggunakan data satelit meteorologi. Namun demian, diperlukan suatu teknik yang lebih baik untuk membedakan antara piksel debu vulkanik dengan piksel awan-awan meteorologi. Untuk mengidentifikasi debu vulkanik dapat digunakan teknik Split Windows dan TVAP. Teknik Split Windows merupakan teknik yang memanfaatkan selisih suhu kecerahan kanal IR1 dengan kanal IR2. Teknik ini sudah sejak lama digunakan dalam operasional berbagai VAAC untuk mengidentifikasi debu vulkanik. Sedangkan teknik TVAP merupakan teknik identifikasi debu vulkanik tingkat lanjut, dengan melibatkan nilai suhu kecerahan dari kanal IR4 ke dalam algoritma perhitungan debu vulkanik. Hasil kombinasi dari kedua teknik ini, menunjukkan bahwa teknik TVAP memberikan keyakinan piksel yang terdeteksi mengandung debu vulkanik pada kasus letusan Gunung Kelud dan Gunung Sangiang. Namun pada kasus letusan Gunung Sinabung, kombinasi kedua teknik ini belum mampu memisahkan antara piksel debu vulkanik dengan piksel awan meteorologi. Selain itu, kombinasi teknik Split Windows dan TVAP hanya mampu menangkap piksel yang diyakini sebagai debu vulkanik, namun untuk mendapatkan luasan debu vulkanik yang lebih detail dengan batasan piksel debu vulkanik yang teridentifikasi pada kombinasi teknik Split Windows dan TVAP, digunakan kombinasi antara BTD[IR1-IR2] dengan teknik TVAP. Penggunaan dua teknik kombinasi ini memberikan informasi debu vulkanik yang lebih detail dibandingkan advisory dari VAAC Darwin.
| 201451029.1 | M 14 029 PAH p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain