Skripsi
KAJIAN DAMPAK BORNEO VORTEKS TERHADAP CURAH HUJAN DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT
Abstrak
Borneo Vorteks merupakan salah satu fenomena atmosfer yang mempengaruhi aktivitas konveksi di sekitar Laut Cina Selatan dekat ekuator. Dengan keberadaanya yang dekat dengan pulau Kalimantan dan frekuensi kejadian yang tinggi maka perlu dikaji bagaimana karakteristik atmosfer dan pola curah hujan yang ditimbulkan oleh vorteks tersebut terhadap wilayah sekitarnya, khususnya Kalimantan Barat. Dengan melakukan identifikasi vorteks selama periode DesemberMaret (DJFM) tahun 2009-2014, ditemukan sebanyak 188 kali kejadian Borneo Vorteks. Analisis dilakukan dengan mengkompositkan beberapa parameter antara lain curah hujan saat terjadi dan tidak terjadi Borneo Vorteks. Nilai vortisitas, transpor kelembapan, dan kelembapan udara dikompositkan saat kejadian Borneo Vorteks dengan intensitas curah hujan normal-lebat dan intensitas ringan atau tidak terjadi hujan. Hasilnya Borneo Vorteks dengan batasan nilai vortisitas rata-rata diatas 4 x 10
-5
s
-1
sampai dengan 5 x 10
-5
s
-1
dan transpor kelembapan vertikal bernilai lebih dari 1600 Kg/ms
-1
serta memiliki ketebalan lapisan basah yang tinggi dengan RH 8090% pada lapisan permukaan sampai 500 hPa maka akan menghasilkan hujan dengan intensitas normal-lebat sedangkan jika batasan dari nilai tersebut tidak terpenuhi, maka hanya akan menyebabkan hujan dengan intensitas ringan atau bahkan tidak terjadi hujan. Borneo Vorteks menimbulkan pengaruh terhadap curah hujan wilayah Kalimantan Barat. Selama terdapat vorteks, terjadi peningkatan curah hujan terjadi di bagian utara, tengah dan timur sedangkan bagian barat dan selatan tidak terlalu terpengaruh, terkecuali pada bulan Desember pengaruh Borneo Vorteks hampir merata pada seluruh wilayah Kalimantan Barat.
| 201451023.1 | M 14 023 ARD k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain