Skripsi
UJI SENSITIVITAS PARAMETERISASI KUMULUS MODEL WRF-ARW (Studi Kasus Hujan Lebat Pontianak 6-7 April 2013
ABSTRAK
Hujan lebat yang terjadi di Pontianak tidak terlepas dari terdapatnya awan
kumulus yang terbentuk, sehingga menjadi penting untuk mengetahui tingkat sensitifitas skema parameterisasi kumulus di dalam model WRF-ARW dalam merepresentasikan fenomena cuaca yang terjadi di Pontianak. Dalam penelitian ini dilakukan uji sensitifitas 5 skema parameterisasi kumulus dengan menggunakan empat periode spin-up yang berbeda dalam mengidentifikasi kejadian hujan lebat di Pontianak (Stamet Supadio). Verifikasi dilakukan dengan menggunakan metode tabel kontingensi untuk melihat sensitivitas model dalam memprediksi kejadian ada atau tidaknya hujan, dan diagram taylor digunakan untuk melihat besarnya kemiripan variabel suhu dan tekanan hasil keluaran model dengan kondisi aktualnya. Selain itu sensitifitas skema juga dilihat dari nilai indek labilitas yang dihasilkan dalam menunjukkan kejadian hujan lebat di Pontianak 6-7 April 2013. Skema Old Kain Fritsch merupakan skema yang paling sensitif dalam menunjukkan ada tidaknya kejadian hujan, sedangkan skema Kain Fritsch menghasilkan nilai korelasi variabel suhu dan tekanan yang paling mirip dengan kondisi yang sebenarnya namun memiliki nilai error yang cukup besar. Periode spin up terbaik dalam menunjukkan kejadian ada tidaknya hujan adalah simulasi dengan menggunakan periode spin-up selama 3 jam. Dilihat dari kondisi labilitas udara nilai CAPE, K Indeks dan Total Indeks terbaik ditunjukkan oleh skema BMJ.
| 201451011.1 | M 14 011 ANG u | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain