Tugas Akhir
ANALISIS TINGKAT BAHAYA KEBAKARAN HUTAN BERDASARKAN INDEKS FINE FUEL MOISTURE CODE (FFMC) DAN INDEKS DROUGHT CODE (DC) DI PALANGKARAYA TAHUN 2003 – 2012
ABSTRAK
Palangkaraya hampir setiap tahun mengalami kebakaran hutan yang terjadi pada saat musim kemarau tiba. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terhadap tingkat bahaya kebakaran hutan berdasarkan indeks potensi penyulutan api (FFMC) dan indeks potensi tingkat kekeringan (DC) dengan menggunakan metode Fire Weather Index (FWI). Hasil analisis menunjukan tingkat bahaya kebakaran dengan Jumlah hari Ekstrim terbanyak indeks FFMC terdapat 203 hari atau 56 % terjadi pada tahun 2009 dengan rentangan nilai 83,3 – 93,3. Sedangkan Indeks DC terdapat 105 hari atau 29 % terjadi pada tahun 2006 dengan rentangan nilai 401,8 – 783,2. Jumlah hari Tinggi terbanyak indeks FFMC terdapat 128 hari atau 35 % terjadi pada tahun 2010 dengan rentangan nilai 69,0 – 83,0. Sedangkan Indeks DC terdapat 32 hari atau 9 % terjadi pada tahun 2003 dengan rentangan nilai 304,6 – 390,4. Jumlah hari Sedang terbanyak indeks FFMC terdapat 132 hari atau 36 % terjadi pada tahun 2010 dengan rentangan nilai 38,2 – 68,7. Sedangkan Indeks DC terdapat 42 hari atau 12 % terjadi pada tahun 2012 dengan rentangan nilai 200,2 – 294,9. Jumlah hari Rendah terbanyak indeks FFMC terdapat 40 hari atau 11 % terjadi pada tahun 2008 dengan rentangan nilai 2,7 – 34,7. Sedangkan Indeks DC terdapat 365 hari atau 100 % terjadi pada tahun 2010 dengan rentangan nilai 4,5 – 102,2.
Kata kunci : Kebakaran hutan, Fire Weather Index (FWI)
| 20131093.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain