Tugas Akhir
PENGARUH LA NINA TERHADAP CURAH HUJAN DI STASIUNMETEOROLOGI SERANG ( STUDI KASUS TAHUN 1998, 2000 DAN 2010)
ABSTRAK
La Nina sebagai fenomena lautan-atmosfer skala global (Philander
1990) tidak selalu muncul dimuka bumi dengan intensitas kuat. La Nina akan
memberikan dampak intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah
Indonesia. Kaitan La Nina dengan wilayah Maritime Continen Indonesia
tidaklah selalu menghasilkan pengaruh yang sama di setiap tempat dan waktu
tetapi bervariasi tergantung pada letek geografis, topografi, orografi dan
keadaan Anomali SST (Sea Surface Temperature) di sekitar daerah tersebut.
Fenomena La Nina merupakan fenomena cuaca skala global yang memberikan
pengaruh terhadap kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia.
Penelitian ini membahas hubungan anomali SST di Nino 3.4 terhadap
curah hujan bulanan di Stasiun Meteorologi Serang, pengaruh La Nina tahun
1998, 2000 dan 2010 terhadap curah hujan bulanan dan tahunan, serta
pengaruh La Nina terhadap awal musim hujan dan panjang musim hujan,
sedangkan data yang digunakan adalah data Anomali SST Nino 3.4, Curah
Hujan tahun 1998, 2000, dan 2010, serta Curah Hujan Normal yang
digunakan untuk membandingkan perubahan Curah Hujan yang diteliti dan
metode yang penulis gunakan adalah metode rata-rata hitung dan korelasi.
Hubungan antara curah hujan bulanan dengan anomali SST Nino 3.4
cenderung kuat dengan rata-rata nilai korelasi lebih kecil dari -0,5 pada saat
terjadi penyimpangan suhu muka laut < -1°C dan akan memberikan pengaruh
terhadap kenaikan curah hujan, dan awal musim hujan.
Kata kunci : La Nina, Anomali SST, curah hujan.
| 20131139.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain