Tugas Akhir
PENGARUH COLD SURGE DALAM SATU PERIODE MUSIM HUJAN TERHADAP INTENSITAS CURAH HUJAN DI WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA (STUDI KASUS COLD SURGE BULAN NOPEMBER 2011 SAMPAI DENGAN BULAN MARET 2012).
ABSTRAK
Selama musim dingin di Belahan Bumi Utara (BBU), yang terjadi pada bulan
Desember hingga Maret, di laut China Selatan bertiup angin dari Timur Laut
menuju ke Selatan ekuator dan berbelok ke Tenggara (dari arah Barat Laut).
Selanjutnya angin tersebut akan bertemu dengan angin dari Belahan Bumi Selatan
(BBS) membentuk pumpun angin antar tropik yang disebut dengan Inter Tropical
Converge zone (ITCZ). Keadaan tersebut terjadi pada saat matahari sedang berada
di Selatan bergerak menuju Utara. Bersamaan dengan kondisi tersebut terkadang
ditemui aliran massa udara dingin yang bertiup dari sekitar daerah Hongkong
menuju Laut China Selatan hingga Indonesia yang disebut juga dengan cold surge.
Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh cold surge terhadap curah hujan di masing-masing stasiun pengamatan
yang terletak di sekitar daerah selatan ekuator provinsi Jawa Barat bagian Utara
(wilayah Jakarta dan sekitarnya).
Dari hasil penelitian ini penulis dapat menarik kesimpulan bahwa, pada
umumnya penjalaran cold surge ke selatan benua Maritim (Indonesia) tergantung
pada fenomena cuaca yang terjadi di sebelah utara ekuator, yakni adanya angin
timuran yang kencang borneo vortex dan sirkulasi lain yang mempengaruhinya.
Perambatan cold surge yang kuat ke selatan dan bertahan lama jika ada gangguan
tekanan rendah di selatan perairan Indonesia. Pada umumnya curah hujan di wilayah
Jakarta dan sekitarnya banyak dipengaruhi oleh faktor yang mempengaruhi
penjalaran cold surge ke selatan Indonesia. Tidak selamanya curah hujan yang
tinggi di wilayah Jakarta dipengaruhi oleh fenomena cold surge.
| 20131121.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain