Tugas Akhir
PENGARUH SIKLON TROPIS DI BELAHAN BUMI UTARA TERHADAP HUJAN DI TARAKAN
ABSTRAK
Siklon tropis merupakan suatu sistem badai yang dicirikan dengan adanya pusat
tekanan rendah yang akan menghasilkan angin yang kencang dan juga curah hujan.
Telah kita ketahui bersama bahwa Indonesia berada di daerah ekuator tepatnya pada
90 derajat bujur timur (BT) sampai 141 derajat bujur timur (BT) dan 6 derajat lintang
utara (LU) sampai 14 derajat lintang selatan (LS). Hal ini menyebabkan Indonesia
dapat dikatakan bebas dari jejak siklon tropis karena siklon tropis hanya dapat tumbuh
di lautan luas homogen yang terletak antara 10° - 20° baik LU atau LS. Tetapi efek
dari siklon tropis dapat mempengaruhi kondisi cuaca diberbagai tempat di Indonesia.
Dalam tulisan ini digunakan data sinop, data siklon, peta streamline, dan nilai
vortisitas. Yang nantinya akan diolah dengan membuat tabulasi yang menunjukkan
kejadian hujan terkait dengan adanya gangguan siklon tropis. Dengan menggunakan
metode analogi subyektif yaitu dengan cara membandingkan keadaan hujan dan pola
angin yang di sebabkan adanya siklon tropis, dimana outputnya dalam bentuk tabel
dan grafik yang berguna untuk mengetahui prosentase pengaruh siklon terhadap hujan
di Tarakan.
Hasil dari analisa data siklon tropis selama 5 tahun, didapat kesimpulan bahwa
adanya siklon tropis di Belahan Bumi Utara mempengaruhi daerah Tarakan dengan
prosentase 59%. Dengan range yang ditentukan yaitu 112.5°BT sampai 135°BT dan
12.5°LU sampai 25°LU dan arah angin permukaan stasiun yaitu barat hingga selatan,
dikarenakan angin tersebut berkaitan pola anginnya ketika terjadi siklon tropis di
BBU. Hasil dari analisa ini diharapkan nantinya dapat berguna untuk mengetahui
keadaan cuaca ketika terjadi siklon tropis menuju area yang telah diteliti, dan
memberikan informasi dini sebelum terjadi hal yang serupa.
Kata kunci : Siklon Tropis
| 20131029.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain