Tugas Akhir
ANALISIS PENGARUH SIKLON TROPIS PARMA DITINJAU DARI STABILITAS UDARA & CURAH HUJAN DI WILAYAH MANADO ( STUDI KASUS TANGGAL 27 SEPTEMBER – 14 OKTOBER 2009 )
ABSTRAK
Pada tahun 2009 terjadi penurunan jumlah curah hujan di wilayah Manado. Siklon tropis menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisa pengaruh fenomena siklon tropis terhadap keadaan cuaca di wilayah sekitar equator Indonesia yang letaknya dekat dengan wilayah tersebut, khususnya pada wilayah Manado.
Dalam melakukan kegiatan analisa, penulis memilih kejadian siklon tropis Parma yang terjadi pada 27 September – 14 Oktober 2009. Analisa yang dilakukan menggunakan data dari pengamatan radio sonde dan data pengukuran curah hujan. Kemudian kajian tersebut ditinjau dari stabilitas udara yaitu dengan mencari harga Showalter Indeks (SI), Lifted Indeks (LI), dan K-Indeks (KI). Selain itu digunakan juga data medan angin 3000 feet untuk melihat pola angin yang terjadi ketika terjadinya siklon tropis Parma.
Setelah dilakukan analisa, dapat diketahui bahwa saat periode terjadinya siklon tropis Parma yaitu pada 27 September – 14 Oktober 2009 wilayah Manado jika dilihat dari kondisi atmosfernya secara umum dalam keadaan labil. Namun dari curah hujan mengalami penurunan dan kondisinya berada dibawah normal pada bulan September dan bulan Oktober 2009. Ini disebabkan oleh kecepatan angin lapisan 700 mb – 500 mb yang berperan dalam menghambat pertumbuhan awan untuk menjadi lebih besar dan berkurangnya jumlah curah hujan yang terukur.
| 20131059.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain