Tugas Akhir
ANALISA PERBANDINGAN TINGKAT AKURASI LIFTED INDEKS, SHOWALTER INDEKS, K INDEKS, DAN INDEKS TOTAL TOTAL DI STASIUN METEOROLOGI SOEKARNO-HATTA TAHUN 2012
ABSTRAK
Saat ini banyak digunakan teknik untuk membuat prakiraan cuaca. Dalam praktiknya, dalam membuat prakiraan cuaca khususnya untuk pembuatan TAFOR pada Stasiun Meteorologi Penerbangan yang melakukan pengamatan radiosonde juga telah memanfaatkan nilai dari beberapa indeks labilitas atmosfer seperti lifted indeks, showalter indeks, K indeks, dan indeks total total. Terkait dengan hal tersebut, hasil pengamatan radiosonde dapat digunakan untuk membuat prakiraan selama periode 12 jam. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui tingkat akurasi dari nilai indeks-indeks tersebut .
Dalam hal ini, selama periode tahun 2012 di Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta, menunjukkan bahwa diantara nilai lifted indeks, showalter indeks, K indeks, dan indeks total total memiliki tingkat akurasi yang berbeda setiap bulannya. Dalam penilitian ini, indeks total total memiliki tingkat akurasi yang paling baik, meski pada beberapa bulan tertentu tingkat akurasi indeks lainnya dapat melampaui tingkat akurasi indeks total total. Sedangkan tingkat akurasi yang sangat rendah diperlihatkan oleh showalter indeks dimana selama periode tahun 2012 di Stasiun Meteorologi Soekarno Hatta tingkat akurasi setiap bulannya kurang dari 50%.
Melalui perbandingan tingkat akurasi lifted indeks, showalter indeks, K indeks, dan indeks total total selama periode tahun 2012 di Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta menunjukkan bahwa indeks total total cukup baik tingkat akurasinya. Sedangkan, showalter indeks yang lainnya masih memiliki tingkat akurasi yang kurang. Hal ini menunjukkan bahwa dengan nilai treshold yang ada saat ini, indeks-indeks yang memiliki tingkat akurasi rendah tersebut kurang cocok digunakan di Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta.
| 20131058.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain