Tugas Akhir
UJI PERUBAHAN RATA-RATA SUHU UDARA DAN CURAH HUJAN DI PALANGKARAYA
ABSTRAK
Salah satu permasalahan yang penting dalam analisis data iklim yang panjang adalah bagaimana mengevaluasi deteksi trend (kecenderungan) terhadap data pengamatan, khususnya jika perubahannya tidak besar, misalnya suhu udara dan curah hujan. Deteksi trend sangat penting artinya pada saat isu perubahan iklim yang menjadi isu global dan nasional.
Perubahan lingkungan memungkinkan memicu perubahan-perubahan lainnya termasuk iklim yang diindikasi dari perubahan unsur-unsur iklim tersebut, antara lain suhu udara dan curah hujan. Kedua unsur tersebut sangat nyata berpengaruh dalam aktivitas penduduk. Namun demikian, perubahan yang terjadi perlu dianalisis dan diuji tentang ada tidaknya perubahan serta tingkat signifikansinya. Perubahan unsur iklim suhu udara dan curah hujan di Palangkaraya diidentifikasi dari perubahan rata-rata setiap periode waktu, melalui uji hipotesis dan taraf signifikansinya menggunakan metode statistik.
Hasil analilis menunjukkan untuk suhu udara rata-rata cenderung naik sebesar 0.0059oC/tahun dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.406, suhu udara maksimum cenderung naik sebesar 0.0023oC/tahun dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.155, sedangkan suhu udara minimum cenderung naik sebesar 0.0028oC/tahun dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.151.Rata-rata jumlah curah hujan tahunan di Palangkaraya selama periode tahun 1981-2011 adalah 2857.7 mm dengan range berkisar antara 1500 hingga 4000 mm. Hasil uji perubahan rata-rata suhu udara dan hujan menunjukkan tidak terjadi adanya perubahan rata-rata.
| 20131025.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain