Tugas Akhir
ANALISA HUBUNGAN INDEKS DIPOLE MODE DENGAN INDEKS CURAH HUJAN DI SUMATERA BAGIAN BARAT DAN SELATAN
ABSTRAK
Pulau Sumatera, yang terletak dekat Samudera Hindia, memiliki pola cuaca yang sangat erat hubungannya dengan pola cuaca di Samudera Hindia. Pola curah hujan yang terjadi di Pulau Sumatera juga dipengaruhi oleh fenomena cuaca yang terjadi di Samudera Hindia, salah satunya adalah Dipole Mode. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Indeks Dipole Mode terhadap Indeks Curah Hujan di pulau Sumatera bagian Selatan dan Barat, Indeks Dipole Mode diklasifikasikan menjadi Indeks Dipole Mode normal, positif kuat, positif lemah, negatif kuat dan negatif lemah. Berdasarkan grafik klasifikasi Indeks Dipole Mode, jumlah curah hujan di lokasi pengamatan dipengaruhi oleh Indeks Dipole Mode positif kuat, yang menyebabkan jumlah curah hujan berkurang; sedangkan Indeks Dipole Mode negatif kuat menyebabkan jumlah curah hujan meningkat. Di wilayah Sumatera, Indeks Dipole Mode berpengaruh terhadap Indeks Curah Hujan, umumnya terjadi pada bulan Oktober. Dari hasil korelasi selama 10 tahun, Indeks Dipole Mode memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap jumlah curah hujan di wilayah Sumatera bagian Barat dan Selatan.
| 20131053.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain