Tugas Akhir
KAJIAN TINGKAT KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE KEETCH-BYRAM DROUGHT INDEX (KBDI) DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2010-2011
ABSTRAK
Kekeringan merupakan suatu kejadian alam yang sangat berpengaruh terhadap ketersediaan cadangan air dalam tanah, baik yang diperlukan untuk kepentingan pertanian maupun kepentingan manusia. Kekeringan sendiri erat kaitannya dengan menurunnya jumlah curah hujan. Ancaman terjadinya kebakaran lahan disebabkan oleh kekeringan yang panjang yang disebabkan oleh rendahnya rata-rata curah hujan dalam waktu yang lama.
Tingkat kekeringan di suatu wilayah dapat diukur menggunakan metode “Keetch-Byram Drought Index (KBDI)”. Dengan analisa nilai KBDI dapat diketahui besarnya tingkat kekeringan di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode ini memerlukan beberapa parameter cuaca yaitu suhu udara maksimum, jumlah curah hujan harian dan rata-rata jumlah hujan tahunan selama 10 tahun. Dengan metode ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi lebih awal untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.
Hasil pengolahan menunjukkan kondisi ekstrim terjadi pada bulan Juni, Juli, Agustus, September, Oktober dan November dengan nilai KBDI tertinggi sebesar 1977,88 pada tahun 2011. Pada bulan-bulan tersebut perlu diwaspadai timbulnya bahaya kekeringan seperti kebakaran hutan atau lahan, dan juga saat nilai KBDI tergolong kategori sedang, tinggi dan ekstrim. Hasil pengolahan KBDI di Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili data dari Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangkaraya, Buntok, Beringin Muara Teweh, Haji Asan Sampit, Iskandar Pangkalan Bun selama tahun 2010-2011, menunjukkan bahwa pada tahun 2011 merupakan kondisi terekstrim.
| 20131049.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain