Tugas Akhir
KAJIAN ANGIN PERMUKAAN DI BANDARA POLONIA MEDAN PERIODE 2007 – 2012
ABSTRAK
Dalam operasi penerbangan dikenal ada tiga tahapan yaitu lepas landas (take off), menjelajah (cruising), dan mendarat (landing). Dari tiga tahapan tersebut yang sangat rawan dalam keselamatan penerbangan adalah lepas landas dan mendarat, karena banyak kecelakaan pesawat yang terjadi pada saat tahapan tersebut. Angin merupakan salah satu unsur cuaca yang biasa digunakan dalam perencanaan pembangunan arah landasan pacu bandara, sedangkan dalam operasional penerbangan digunakan untuk arah tinggal landas (take off) dan mendarat (landing). Data yang digunakan dari stamet Polonia Medan, dengan mengunakan metode kembang angin (wind rose) adalah untuk mengetahui distribusi angin permukaan tiap bulannya, serta mengetahui besarnya angin yang memotong landasan di Bandara Polonia Medan. Berdasarkan hasil analisa, angin yang memotong landasan di Bandara Polonia Medan selama 6 tahun dari tahun 2007 sampai tahun 2012 tidak terdapat crosswind. Dan angin dominan berhembus dari arah Timur Laut sampai Timur dengan kecepatan rata-rata 4 sampai dengan 7 knot, dan yang mempengaruhi angin permukaan di Bandara Polonia Medan di pengaruhi oleh faktor lokal yaitu angin darat dan angin laut.
| 20131043.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain