Tugas Akhir
KARAKTERISTIK GELOMBANG LAUT DAN DAERAH RAWAN GELOMBANG TINGGI DI WILAYAH SELAT SUNDA
ABSTRAK Selat sunda merupakan salah satu jalur pelayaran yang paling ramai karena menghubungkan dua pulau yang terpadat di Indonesia yaitu pulau Jawa dan pulau Sumatra. Dengan kondisi seperti ini membuat wilayah Selat Sunda mempunyai posisi yang sangat strategis dalam rute pelayaran Nasional untuk kepentingan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut gelombang sangat mempengaruhinya,terutama untuk keselamatan dalam kegiatan yang dilakukan di laut. Maka dari itu perlunya kajian karakteristik tinggi gelombang dan daerah rawan gelombang tinggi di wilayah Selat Sunda yang berdasarkan data selama periode 2000-2010. Kajian tersebut dibuat dengan data GFS (Global Forecasting System) dari US,yang kemudian dimasukan ke dalam Model Windwaves-05. Hasil Analisa Model Windwaves-05 tersebut berupa data arah dan kecepatan angin, data rata-rata gelombang significant, rata-rata tinggi gelombang significant maksimum, dan frekuensi tinggi gelombang 2 meter. Dari data tersebut di petakan menggunakan Arc-view 3.3 untuk mendapatkan peta karakteristik gelombang tinggi dan daerah rawan gelombang tinggi. Hasil pemetaan tersebut kemudian diinterpretasikan dan dianalisis. Dari hasil kajian menunjukan bahwa tinggi gelombang dan frekuensi terjadinya gelombang tinggi mempunyai pola yang berbeda di tiap bulannya. Pola tinggi gelombang dan frekuensi terjadinya gelombang tinggi di sebagian besar wilayah Selat Sunda mempunyai puncaknya yaitu ketika memasuki periode (Juni, Juli, Agustus). Daerah rawan gelombang tinggi pada periode akhir tahun umumnya lebih luas daripada periode awal tahun. Pada periode (Desember,Januari,Februari) sebagian besar wilayah Selat Sunda tidak rawan gelombang tinggi. Daerah rawan gelombang tinggi pada periode peralihan paling significant terjadi pada bulan September yang kemudian melemah karena memasuki periode (Desember,Januari,Februari). Daerah yang rawan gelombang tinggi umumnya terjadi di Samudra Hindia,Perairan selatan Jawa Barat dan Perairan barat Lampung.
| 20131039.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain