Buku
ANALISISHUBUNGAN ANGIN PERMUKAAN DENGAN RATA-RATA CURAH HUJAN BULANAN DAERAH TANJUNG PINANG – KEPULAUAN RIAU
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara kepulauan dimana wilayahnya terletak di ekuator dan beriklim tropis. Kondisi tersebut menyebabkan wilayah Indonesia mempunyai dua periode musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau, dimana terdapat periode transisi di antara dua musim tersebut. Kondisi geografis wilayah Indonesia yang demikian menyebabkan pengaruh faktor lokal menjadi cukup dominan. Fenomena cuaca musiman yang terjadi di suatu daerah merupakan hasil proses interaksi dari berbagai skala gangguan cuaca, baik skala global, regional, maupun lokal.
Pola sebaran curah hujan bulanan pada umumnya dipengaruhi oleh perubahan pola angin permukaan musiman. Untuk mengetahui hubungan atara angin permukaan dengan rata-rata curah hujan bulanan daerah Tanjung pinang Kepulauan Riau, dalam penelitian ini dilakukan dengan metode menggunakan data curah hujan serta data angin rata-rata harian F Klim71 tahun 1998-2008 Stamet Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. Data tersebut diolah menggunakan metode statistik dan metode matematis kemudian dilakukan penghitungan korelasi untuk menganalisis hubungan angin dengan rata-rata curah hujan bulanan.
Dari hasil analisis menunjukkan bahwa posisi geografi dan sifat kepulauan daerah Tanjungpinang berpengaruh pada curah hujan rata-rata bulanan dimana daerah Tanjungpinang memiliki tingkat curah hujan tinggi . Korelasi antara komponen angin dari arah utara dengan rata-rata curah hujan bulanan menunjukkan nilai korelasi +0.92 s/d +0.99, sedangkan korelasi antara komponen angin dari arah timur dengan rata-rata curah hujan bulanan menunjukkan nilai korelasi -0.8 s/d +0.04 .
| 20131007.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain