Tugas Akhir
ANALISIS CURAH HUJAN HARIAN STASIUN METEOROLOGI PERAK 1 SURABAYA DAN STASIUN KLIMATOLOGI KARANGPLOSO MALANG SELAMA PERIODE TAHUN 2008 - 2010
ABSTRAK
Indonesia merupakan wilayah ekuatorial campuran laut dan darat berpegunungan. Keadaan curah hujan suatu tempat sangat bervariasi bergantung kondisi geografi dan topografi wilayah tersebut. Posisi Stasiun Meteorologi Perak 1 Surabaya terletak pada 007° 20ʹ 000ʺ LS, 112° 71ʹ 008ʺ BT di wilayah Kota Surabaya, sedang Stasiun Klimatologi Karangploso yang berada dalam wilayah Kabupaten Malang terletak pada 07° 54ʹ 005ʺ LS, 112° 35ʹ 48ʺ BT
Untuk mengetahui karakteristik hujan harian di Stasiun Meteorologi Perak 1 Surabaya dan Stasiun Klimatologi Karangploso Malang, digunakan data curah hujan harian penakar hujan otomatis dalam format Form A yang dicari frekuensi rata-ratanya tiap jam periode tahun 2008 -2010.
Frekuensi hujan di Stasiun Klimatologi Karangploso Malang lebih besar dibanding Stasiun Meteorologi Perak 1 Surabaya. Dan untuk rata – rata curah hujan selama periode tahun 2008 – 2010 Stasiun Meteorologi Perak 1 Surabaya mempunyai rata – rata curah hujan yang lebih rendah dibanding Stasiun Klimatologi Karangploso Malang. Waktu atau jam terjadinya hujan di kawasan pantai lebih sering terjadi pada malam hari, sedangkan kawasan daratan atau pegunungan hujan lebih sering terjadi pada sore menjelang malam hari. Tipe hujan di kedua wilayah tersebut sama yaitu tipe monsunal, karena pada musim hujan dimana pengaruh angin monsoon lebih dominan sehingga frekuensi hujan dan curah hujan hampir sama di kedua wilayah tersebut,sedangkan pada bulan mendekati musim kemarau dimana pengaruh lokalnya makin kuat dan menyebabkan pergeseran frekuensi hari hujannya untuk wilayah daratan atau pegunungan lebih awal daripada wilayah pantai yang bergeser pada malam hari menjelang pagi.
| 20131062.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain