Tugas Akhir
Kondisi Beberapa Unsur Cuaca Pada episode PRA,Saat Dan Pasca Terjadi Enso Kuat 1997/1998 Di Kupang
ABSTRAK
Wilayah Kupang dan sekitarnya yang terletak di Pulau Timor sangat
dikenal karena keadaan daerah yang tandus dan sering mengalami musim
kemarau yang lebih panjang dari musim hujan. Karena itu hendak ditelaah
keterkaitannya dengan fenomena El Nino yang atau juga sering dinamakan ENSO
(El Niño Southern Osiciliation.) Pada saat terjadi El Nino, suhu laut di sekitar
wilayah Indonesia bagian timur (laut Arafura,Laut Timor dan Laut Flores) dapat
lebih rendah 1°C dari biasanya, SOI negatif kuat, sehingga tekanan udara diatas
Indonesia tinggi, kelembaban relatif rendah, angin kencang dan awan yang
terbentuk sedikit sehingga tingkat curah hujan jauh dibawah rata – rata dalam
periode yang lama dan berdampak pada terjadinya musim hujan yang pendek.
Berbekal data tekanan udara, suhu permukaan,kelembaban relatif
permukaan dan curah hujan yang diukur di Stasiun Meteorologi El Tari Kupang,
yang diolah dengan teknik simpangan normal baku (standard normal deviation),di
peroleh indeks tekanan udara, suhu permukaan, kelembaban relatif permukaan
dan curah hujan yang setara dengan indeks El Niño (oceanic niño index, ONI) dan
indeks osilasi selatan (Southern Osicilation Index, SOI). Kemudian, diterapkan
metode tumpuk (overlay) terhadap ketiga indeks pada satu koordinat xy, dan
pendekatan parsial episode pada setahun pra-, setahun saat- dan setahun pascafenomena
ENSO.
Dari perhitungan diatas, hasil yang diperoleh antara lain, tekanan udara
yang meningkat tajam, suhu permukaan yang berada di bawah normal,
kelembaban udara yang jauh di bawah normal serta tingkat curah hujan yang
menurun pada setahun saat- fenomena ENSO dan terlihat cukup berbeda dengan
kondisi setahun pra dan setahun pasca- fenomena ENSO.
| 20101059.1 | ANG k 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain